RA Marlina Sylvia Jadi Doktor Pertama Bidang Air Unsri, Ungkap Solusi Efektif Atasi Banjir Palembang

Writer: - Selasa, 25 November 2025
RA Marlina Sylvia resmi menjadi doktor pertama di bidang air dari Universitas Sriwijaya (Unsri) setelah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul ‘Analisa Pengendalian Banjir Perkotaan Studi Kasus Sub DAS Bendung Kota Palembang’. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – RA Marlina Sylvia resmi menjadi doktor pertama di bidang air dari Universitas Sriwijaya (Unsri) setelah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul ‘Analisa Pengendalian Banjir Perkotaan Studi Kasus Sub DAS Bendung Kota Palembang’.

Ujian disertasi digelar pada Rabu (19/11/2025) di Fakultas Teknik Sipil Unsri Palembang. Marlina dinyatakan lulus dengan predikat sangat baik dengan nilai 92,2A.

Read More

Ketua Tim Penguji, Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, S.T., M.T., IPM., mengucapkan selamat dan berharap hasil penelitian tersebut dapat dimanfaatkan Pemerintah Kota Palembang untuk menghadapi persoalan banjir yang kerap terjadi.

Promotor, Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE., IPU., MKU., ASEAN.Eng., APEC-Eng., menegaskan penelitian Marlina merupakan wujud konsep doktor berdampak karena ilmiah, aplikatif, dan dikerjakan selama lima tahun.

Ia menyebut bahwa kajian ini tidak hanya relevan untuk Sungai Bendung, tetapi juga berpotensi diterapkan pada Sungai Sekanak, Sungai Lais, dan Sungai Lambidaro.

Disertasi Marlina menyajikan analisis masalah sekaligus solusi penanganan banjir di Palembang, khususnya di Sub-DAS Bendung yang dikenal sebagai kawasan paling sering terdampak.

Inovasi dan teknik yang ditawarkan mencakup penggunaan pompa, pelebaran sungai, serta metode restorasi seperti pengembalian jalur air alami.

Beberapa skenario yang diuji bahkan terbukti menurunkan tinggi genangan dan mempercepat surutnya banjir.

Penguji dari UTM Malaysia, Prof. Dr. Ir. Mahmood bin Md. Tahir, menilai disertasi tersebut sangat tepat dan dapat menjadi rujukan dalam penanganan banjir.

Penguji lainnya, Dr. Ir. Imroatul Chalimah Juliana, S.T., M.T., CHA., CRP., menyebut solusi yang diajukan bukan hanya memungkinkan diterapkan, tetapi juga lebih efisien dari segi biaya.

Marlina, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air, Irigasi, dan Limbah Dinas PUPR Kota Palembang, mengatakan penelitiannya berlangsung sekitar lima tahun bersamaan dengan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

“Jika penelitian biasanya dilakukan di laboratorium, kami turun langsung ke lapangan. Kami meneliti saat hujan, saat banjir, melihat lokasi yang lebih tinggi dan lebih rendah, serta menentukan area yang perlu dikaji,” ujarnya.

Tim penguji dalam ujian tersebut terdiri dari: Ketua Tim Penguji: Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, S.T., M.T., IPM.

Promotor: Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE., IPU., MKU., ASEAN.Eng., APEC-Eng.
Ko-Promotor: Ir. Dr. FX Suryadi, Dipl.HE., MSc (IHE Belanda).

Penguji: Prof. Dr. Ir. Mahmood bin Md. Tahir (University Technologi Malaysia/UTM) dan Dr. Ir. Imroatul Chalimah Juliana, S.T., M.T., CHA., CRP. Kegiatan ini juga dihadiri Kaprodi Prof. Dr. Ir. Nukman, M.T.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts