Jakarta, Sumselupdate.com — JNE, perusahaan logistik nasional, resmi menjadi Official Logistics Partner konser musik Snada Indonesia.
Dukungan ini menjadi bukti komitmen JNE dalam memajukan industri kreatif sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi budaya di Tanah Air.
Konser Snada Indonesia akan digelar pada 8 Oktober 2025 di ICE BSD Tangerang, menampilkan musisi papan atas seperti Anggun C. Sasmi, Afgan, Kahitna, dan Tulus.
Selain itu, Rumah Orkestra Jogja turut ambil bagian sebagai representasi pemberdayaan komunitas kreatif dan kolaborasi lintas generasi.
Nuansa budaya juga akan semakin terasa melalui visual dan fesyen dari IKAT Indonesia by Didiet Maulana. Acara ini digagas oleh Oppal sebagai penyelenggara.
CEO Oppal, Bernard Permadi, menegaskan bahwa Snada Indonesia menjadi ruang untuk mengangkat musisi lokal ke panggung lebih besar.
“Snada Indonesia adalah bentuk nyata semangat kami mendukung pertumbuhan industri kreatif, terutama musik Indonesia. Melalui kolaborasi lintas generasi dan lintas karya, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak komunitas untuk terus berkarya,” ujarnya.
Dukungan JNE sebagai mitra logistik diyakini memastikan kelancaran operasional acara.
Eri Palgunadi, SVP Marketing Group Head JNE, menyatakan, “JNE bangga menjadi bagian dari Snada Indonesia. Kolaborasi ini sejalan dengan tema ulang tahun JNE ke-35, ‘Bergerak Bersama’. Dengan semangat ‘Connecting Happiness’, JNE bukan hanya mengirimkan paket, tetapi juga mengantarkan kebahagiaan bagi masyarakat.”
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia, JNE menghadirkan promo khusus. Resi pengiriman layanan JNE (YES, REG, dan JTR) bisa ditukarkan dengan tiket konser.
Anggota JNE Loyalty Card (JLC) juga dapat menukar 200 poin JLC untuk dua tiket kategori festival. Selain itu, JNE mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aktivasi media sosial di akun resmi @jne_id untuk kesempatan memenangkan tiket konser dan merchandise eksklusif. Informasi lengkap tersedia di jnewsonline.com/jne-x-snada-indonesia.
Kolaborasi antara JNE dan Snada Indonesia diharapkan tidak hanya sukses sebagai sebuah pertunjukan, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara dunia bisnis dan industri kreatif.
Kemitraan ini diyakini membuka jalan bagi lebih banyak kolaborasi lintas sektor demi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia di masa depan.
(**)











