Rumah Tahfiz Qurratuzzahra Diresmikan: Benteng Moral Anak Bangsa dari Narkoba dan Teknologi Negatif

Writer: - Jumat, 28 Februari 2025
Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK berfoto bersama usai meresmikan Rumah Tahfiz Qurratuzzahra dan Majelis Ta’lim, Kamis (27/2/2025). Foto; Sumselupdate.com/Arie Idwan Sujana.

Banyuasin, Sumselupdate.com – Warga Desa Bunga Karang, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin dengan penuh antusias menyambut peresmian Rumah Tahfiz Qurratuzzahra dan Majelis Ta’lim yang diresmikan oleh Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK, Kamis (27/2/2025).

Rumah Tahfiz ini diharapkan menjadi pusat pendidikan Alquran serta wadah pembinaan generasi muda agar terhindar dari dampak negatif teknologi dan narkoba.

Read More

Rumah Tahfiz ini didirikan atas inisiatif Bripka Hery Kiswanto, anggota Satpolairud Polres Banyuasin, yang ingin berkontribusi dalam pendidikan agama.

“Kami ingin menumbuhkan generasi penghafal Alquran yang berakhlak dan mampu berkontribusi positif di masyarakat,” ujar Hery.

Berlokasi di atas tanah hibah seluas 12×30 meter dari Haji Andi Sose, Rumah Tahfiz ini tidak hanya menjadi tempat menghafal Alquran, akan tetapi juga pusat kegiatan sosial dan keagamaan.

Dalam peresmian tersebut, Polres Banyuasin turut memberikan bantuan sosial berupa sembako dan kitab Alquran untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo mengapresiasi pendirian Rumah Tahfiz ini dan menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan agama dalam membentuk karakter generasi muda.

“Rumah Tahfiz ini adalah investasi untuk melahirkan generasi emas yang berakhlak, cerdas, dan jauh dari narkoba. Kami berkomitmen mendukung penuh upaya pemberdayaan seperti ini,” tegasnya.

Selain itu, ia menambahkan Rumah Tahfiz tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar mengaji, akan tetapi sebagai solusi dalam menghadapi tantangan zaman.

“Di sini, anak-anak tidak hanya belajar menghafal Alquran, tetapi juga memahami nilai-nilai kehidupan yang akan membentuk karakter tangguh,” imbuhnya.

Pengelola Rumah Tahfiz, Ustad Humaidi mengucapkan rasa syukur atas dukungan dari berbagai pihak, terutama dari Kapolres Banyuasin dan Satpolairud.

“Ini adalah bukti sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Semoga Rumah Tahfiz ini menjadi mercusuar cahaya Alquran yang menyinari Banyuasin,” ucapnya penuh haru.

Dengan berdirinya Rumah Tahfiz Qurratuzzahra, masyarakat Desa Bunga Karang berharap dapat mencetak generasi penghafal Alquran yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menjaga moralitas bangsa.

Inisiatif ini semakin memperkuat citra Polri sebagai institusi yang aktif membangun peradaban melalui pendekatan humanis dan keagamaan.

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts