Jaga Kebersihan Lingkungan, Desa Wisata Gunung Dempo Bagikan 30 Tong Sampah

Writer: - Jumat, 21 Februari 2025
Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Desa Wisata Gunung Dempo menggelar aksi nyata dengan mendistribusikan 30 tong sampah. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Pagaralam, Sumselupdate.com – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Desa Wisata Gunung Dempo menggelar aksi nyata dengan mendistribusikan 30 tong sampah di berbagai titik strategis kawasan wisata.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan dalam menjaga kebersihan serta mengelola sampah secara efektif.

Diki Ucam Permadi, selaku Pembina Desa Wisata Gunung Dempo mengatakan, pengelolaan sampah yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian alam.

“Sampah bukan hanya sekadar limbah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Jika dikelola dengan baik, sampah bisa bernilai ekonomis dan mendukung keberlanjutan ekowisata di Gunung Dempo. Kami ingin mengedukasi wisatawan dan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu,” ujar Diki.

Menurutnya, kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Selain penyebaran tong sampah, program edukasi seperti pemilahan sampah organik dan anorganik serta pengolahan sampah menjadi produk daur ulang juga akan terus digalakkan.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Honda Babel Peringati Hari Peduli Sampah Nasional

Sementara itu, Wawan Alamsyah, Ketua Kawasan Desa Wisata Gunung Dempo, dalam kesempatan yang sama menegaskan aksi ini merupakan bagian dari program keberlanjutan wisata ramah lingkungan yang telah dirancang sejak lama.

Salah satu fokus utama dari rencana aksi tersebut adalah pembentukan bank sampah yang akan segera direalisasikan di kawasan desa wisata.

“Keberlanjutan program ini sangat penting bagi pengembangan ekowisata di Gunung Dempo. Salah satu langkah konkret yang segera kami wujudkan adalah pembentukan bank sampah. Program ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, di mana nantinya mereka dapat menjual sampah secara terpilah di bank sampah tersebut. Dengan begitu, sampah yang sebelumnya hanya menjadi limbah, kini bisa memiliki nilai ekonomi dan menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan,” jelas Wawan.

Baca juga: Hari Peduli Sampah Nasional, Pemkot Pangkalpinang Gelar Lomba Kebersihan

Dampak Sampah Terhadap Lingkungan

Sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat mencemari ekosistem, mengganggu keberlanjutan wisata, serta menimbulkan bencana lingkungan. Kerusakan habitat dan perubahan iklim juga menjadi ancaman serius akibat buruknya pengelolaan sampah.

“Kami berharap aksi kecil ini bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan budaya bersih dan sadar lingkungan. Wisata yang nyaman adalah wisata yang bebas dari sampah. Mari bersama-sama menjaga Gunung Dempo tetap hijau dan lestari,” tambahnya.

Melalui momentum HPSN ini, diharapkan Desa Wisata Gunung Dempo dapat menjadi contoh dalam penerapan pengelolaan sampah terpadu sekaligus meningkatkan daya tarik wisata dengan konsep eco-tourism yang berkelanjutan.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts