Wakil Ketua Komisi VI DPR Desak Serikat Pekerja Indofarma Buka Suara Soal Fraud

Kamis, 29 Agustus 2024
Wakil Ketua Komisi VI DPR Desak Serikat Pekerja Indofarma Buka Suara Soal Fraud

Jakarta, sumselupdate. com- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mendesak Serikat Pekerja Indofarma untuk memberikan informasi secara transparan terkait dugaan fraud yang merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Serikat Pekerja Indofarma, di Gedung DPR Jakarta, Rabu (28/8/2024).

Read More

Menurut Martin kondisi Indofarma justru mengalami masalah di tengah pandemi COVID-19, saat industri farmasi secara global meraup keuntungan besar.

“Ketika terjadi fraud, kita perlu juga informasi dari dalam. Apa yang sebenarnya terjadi di Indofarma?” tanya Martin.

Dia juga mempertanyakan langkah yang telah diambil Serikat Pekerja Indofarma terkait dugaan fraud tersebut.

“Kami perlu informasi yang detail tentang kondisi manajemen Indofarma dari para serikat pekerja. Sebagai bahan evaluasi ketika nanti rapat dengan Menteri BUMN,”katanya.
Dia heranan atas kondisi Indofarma yang harus meminjam uang ke perusahaan fintech (pinjol). “Gila perusahaan apa itu,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, telah membongkar 10 dugaan fraud di PT Indofarma (Persero) Tbk yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp436,87 miliar. Salah satu fraud yang disebutkan adalah indikasi kerugian di anak perusahaan Indofarma, PT Indofarma Global Medika (IGM), sebesar Rp157,33 miliar akibat transaksi unit bisnis FMCG.

Komisi VI DPR RI berharap informasi lebih transparan dari Serikat Pekerja Indofarma, dapat membantu mengungkap secara menyeluruh kasus fraud di Indofarma dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts