Ketua DPR RI: Mengkomsumsi Bahan Pangan Lokal Bisa Hindari Penyakit Diabetes

Writer: - Kamis, 8 Agustus 2024
Ketua DPR RI, Dr (HC) Puan Maharani.

Jakarta, Sumselupdate.com – Ketua DPR RI Dr (HC) Puan Maharani mengatakan, mengkomsumsi bahan pangan lokal bisa mengurangi emisi sebanyak 20 persen, sekaligus bermanfaat untuk menghindari ancaman penyakit diabetes.

Memanfaatkan hasil pertanian, juga sekaligus bentuk upaya pada kedaulatan pangan.

Read More

“Hebatnya singkong yang mudah ditemukan sehari-hari juga diminati pasar internasional untuk dibuat tapioka dan bahan pangan lain,” kata Puan di Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Mantan Menko PMK ini menyebut singkong dapat dikembangkan menjadi produk pangan strategis yang dapat diunggulkan sebagai pendukung gerakan penganekaragaman konsumsi pangan.

Dikatakan, penggunaan singkong sebagai bahan pangan memiliki banyak manfaat.

Termasuk sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional dan mendukung produktivitas pertanian dalam negeri.

Manfaat produk pangan lokal kanjut Puan, juga sudah diakui  sejumlah ahli dalam mendukung sektor pertanian.

Dengan masyarakat mengonsumsi bahan pangan lokal,  dapat meningkatkan pendapatan para petani dan memberi kontribusi  peningkatan lapangan kerja.

Terkait maraknya kasus diabetes belakangan ini, Puan mendorong Pemerintah untuk memperbanyak program edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pola makan sehat. Apalagi di era modern yang penuh dengan pilihan makanan tinggi gula dan makanan ultra-proses, banyak orang tua dan anak-anak  tidak  menyadari dampak jangka panjang dari konsumsi makanan itu.

“Maka edukasi mengenai gizi dan kesehatan menjadi sangat penting. Di antaranya program kampanye edukasi yang mempromosikan konsumsi bahan pangan lokal yang sehat seperti singkong itu tadi, lalu sayuran, dan buah-buahan,” kata Puan.

Bahkan kata dia, tidak hanya membantu mencegah diabetes, sekaligus  mendukung petani lokal dalam hal produksi dan distribusi makanan alami hasil pertanian Tanah Air,” ujar cucu Bung Karno itu.

Dia juga mengingatkan pentingnya pengawasan dari instansi/lembaga terkait terhadap peredaran makanan/minuman tinggi gula dan ultra-proses.

Regulasi pun dinilai akan semakin efektif dengan solusi yang dihadirkan oleh pembuat kebijakan.

“Yang pasti pengawasan dari Kemenkes dan BPOM harus ekstra dan benar-benar terasa manfaatnya. Pengetatan regulasi penting, tapi penting juga memastikan asupan sehat bisa terjangkau oleh semua,” tegas Puan. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts