Lima Hari Hilang, Bocah di Empat Lawang Ditemukan di Tengah Kebun

Sabtu, 4 November 2023

Laporan Mutakim Alparizi

Tebingtinggi, Sumselupdate.com- Setelah dikabarkan hilang lima hari lima malam anak Gilang Noprianto (5 tahun) yang dilaporkan hilang di kebun tak jauh dari rumahnya di Desa Nanjungan, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Empat Lawang, Sumsel ditemukan dalam keadaan selamat, Jumat (3/11/2023).

Read More

Kasi Humas Polres Empat Lawang Iptu Salfia Wardi didampingi Kapolsek Paiker Ipda Suhendri membenarkan telah ditemukan anak hilang tersebut.

Dikatakannya, setelah mendapatkan laporan adanya anak hilang, aparat kepolisian sektor Paiker terus mencari keberadaan anak yang sebelumnya hilang itu. Alhasil selama pencarian itu dibantu warga membuahkan hasil.

“Gilang ditemukan di Cughup Tujuh Pasemah Air Keruh (Paiker) oleh warga sekitar pukul 15:50 WIB dalam keadaan selamat,” terangnya.

Proses evakuasi polisi dibantu warga, setelah itu langsung Gilang langsung dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Nanjungan Paiker disambut isak tangis kerabat dan tetangga.

“Sesampainya dirumah Gilang langsung diperiksa kesehatannya oleh petugas terkait serta diberikan makanan dan minum. Warga sekitar juga nampak memenuhi rumah orang tua Gilang sebab sejak awal ia menghilang ratusan warga tumpah ruah di seputaran kebun cokelat tersebut untuk melakukan pencarian,” bebernya.

Kapolsek Paiker Ipda Suhendri mengungkapkan rasa syukur. “Alhamdulillah sudah ditemukan anak gilang tersebut,” alhamdulillah sudah ditemukan,” ujar

Sementara itu, Kapolsek Pasemah Air Keruh (Paiker) Ipda Hendri Suhendri kepada wartawan mengungkapkan, Ahmad Mulyani ayah dari Gilang Noprianto tidak menyadari anaknya hilang di kebun cokelat miliknya saat perbaiki saluran air.

“Saat di kebun ayahnya sedang memperbaiki saluran air anaknya ikut untuk memperbaiki saluran air tersebut, pada saat ayahnya ini sedang memperbaiki saluran air tersebut ia menyangka bahwa anaknya masih berada dibelakangnya,” kata Kapolsek Pasemah Air Keruh (Paiker), Rabu (1/11/2023).

Lanjutnya, usai memperbaiki saluran air itu ia melihat ke belakang akan tetapi anaknya sudah tidak lagi berada di belakangnya.

“Kemudian sang ayah mencari anaknya yang sudah tidak terlihat itu di sekitaran areal kebun, saat hari mulai gelap, ia kembali ke rumah dan sempat mengira anaknya sudah pulang akan tetapi si anak tidak ada di rumah,” ujarnya.

Mengetahui hal tersebut tidak putus asa dan diam Ahmad Mulyani langsung mengambil lampu penerangan lalu kembali mencari anaknya yang hilang. (“”)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts