Laporan Mutakim Alparizi
Tebingtinggi, Sumseluodate.com – Beberapa bulan terakhir ini cuaca di Empat Lawang sering panas, sebagai dampak El Nino atau fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML).
Salah satu dampak dari musim kemarau ialah naiknya harga beberapa kebutuhan dapur.
Meski demikian, khusus di Kabupaten Empat Lawang hingga sampai saat ini untuk harga minyak goreng diperkirakan masih aman. Tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
HM Taufik selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Empat Lawang melalui Kabid Perdagangan, Ade Candra mengatakan harga minyak goreng masih normal.
Untuk minyak goreng premium harganya Rp 18.000 perliter.
“Minyak goreng curah Rp 15.300 perliter. Minyak goreng kemasan sederhana Rp 17.000 perliter,” kata Ade, Kamis (18/5)2023).
Untuk pasokan minyak goreng, lanjut Ade, masih lancar. Sebab jika pasokan minyak goreng berkurang otomatis akan mengalami kenaikan harga di pasaran.
“Kalau supply macet pasti berimbas dengan harga di pasar, akan terjadi kenaikan. Tapi untuk sekarang masih aman dan lancar,” ujar Ade Candra.
Ade menambahkan, pihaknya akan terus memantau kondisi harga di lapangan.
“Setiap hari kita pantau, kita update terus keadaan dan kondisi pergerakan harga sembako di pasaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Cici salah seorang ibu rumah tangga menuturkan, memang kondisi minyak goreng di Empat lawang masih aman. Namun harga kebutuhan pokok lainnya mengalami peningkatan.
“Contohnya harga gula sedikit naik, juga harga telur juga naik meski tidak terlalu tinggi,” pungkasnya.(**)











