Laporan Endang Saputra
Muaraenim, Sumselupdate.com — Pj Bupati Muaraenim Kurniawan merespons cepat laporan warga terkait jembatan Air Durian yang amblas di Jl. Prasetya Perumahan Villa Bougenville Asri, Kelurahan Muaraenim, Selasa (18/10/2022).
Pj Bupati Muaraenim yang datang didampingi Kepala BPBD Muaraenim, Dinas PUPR Muaraenim, Camat dan Lurah Muaraenim, langsung memeriksa kondisi jembatan yang rusak.
Pada kesempatan itu, Pj Bupati Muaraenim langsung memerintahkan Dinas PU PR Muaraenim untuk segera menanggulangi jembatan rusak dengan membuat jembatan darurat.
“Tadi sudah kita instruksikan Dinas PUPR untuk membuat jembatan darurat menggunakan besi. Sementara untuk jembatan permanen nanti diusahakan pada tahun 2023,” kata Kurniawan, usai meninjau jembatan rusak.
Kasi Pembangunan Sumber Daya Air PUPR Muaraenim Zulkipli mengatakan, pihaknya sebelumnya telah melakukan pengecekan kondisi jembatan, saat jembatan itu amblas pada 7 Oktober 2022 lalu.
Dijelaskannya, sesuai instruk Pj Bupati Muaraenim, pihaknya telah berkoordinasi dengan workshop untuk membangun jembatan sementara menggunakan pipa.
“Untuk kelanjutannya, kita anggarkan pada tahun 2023. Rencananya akan dibangun menggunakan box culvert,” pungkasnya.
Sementara Utha (30) warga Villa Bougenville Asri berharap Pemkab Muaraenim dapat segera merealisasikan jembatan sementara untuk akses masyarakat.
“Jembatan ini merupakan penghubung dan akses satu-satunya bagi warga Perumahan Villa Bougenville Asri. Untuk itu, kita berharap Pemkab Muaraenim dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan sementara dan jembatan permanen tersebut,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Jembatan Air Durian yang terletak di Jl Prasetya RT 02 RW 08 Perumahan Villa Bougenville Asri, Kelurahan Muaraenim ambruk pada Kamis (7/10/2022) malam. Ambruknya jembatan ini karena pondasi jembatan yang terkikis debit air dan diduga imbas dari proyek normalisasi Sungai Air Durian.
Untuk akses sementara, warga berinisiatif membangun jembatan darurat menggunakan batang kayu. Namun pada Selasa (18/10/2022) pagi, area longsor semakin melebar. Hal ini mengakibatkan pondasi jembatan darurat yang dibangun oleh warga ikut tergesur.(**)











