Laporan: A Putra
Lahat, Sumselupdate.com – Sedikitnya 80 warga dari lima desa di Kabupaten Lahat menggelar unjuk rasa di lokasi tambang yang akan digarap oleh PT PPA subkontraktor PT Mustika Indah Permai (MIP), Kamis (9/6/2022).
Puluhan warga itu berasal dari Desa Telatang, Muara Maung, Kebur, Merapi, dan Gunung Kembang, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.
Selama berjalannya aksi unjuk rasa, puluhan warga dikawal secara ketat dari pihak berwajib, dibantu anggota TNI.
Dalam aksinya, warga menuntut diperkerjakan disebabkan wilayah mereka masuk ring 1.
Demontrasi yang berlangsung lebih dari enam jam itu, akhirnya para pendemo dan perwakilan PT MIP, Eko didampingi perwakilan HRD PT PPA, melakukan kesepakatan.
Kesepakatan yang diambil yakni pihak perusahaan akan melakukan penerimaan pekerja melalui tiap tiap kepala desa atau ke kantor desa, dengan persyaratan dan kriteria yang sudah ditentukan.
“Bagi karyawan PT PPA yang sementara dipekerjakan di lokasi, nantinya akan digantikan oleh masyarakat ring 1 selama proses rekrutmen dilaksanakan,” papar perwakilan PT MIP, Eko.
Eko menambahkan adapun rekrutmen pihak perusahaan menjadwalkan selama tiga minggu ke depan. Apabila ada kendala nanti dikoordinasikan ke kades masing-masing. (**)











