PALI, Sumselupdate.com – Menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), bakal digelar 21 April mendatang. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten PALI, bakal mengaktifkan kembali Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di dua kecamatan yang bakal dilakukan PSU.
Hal itu sebagimana Surat Keputusan Ketua Bawaslu PALI, Nomor 035 tanggal 1 April. Selain mengaktifkan kembali Panwascam, Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) tempat yang melakukan PSU juga akan diaktifkan kembali.
“Saat ini kita sedang memanggil Panwascam, PKD dan PTPS, apakah yang bersangkutan memenuhi syarat dan bersedia,” jelas Basrul SAP, Komisioner Bawaslu PALI, divisi SDM.
Terkait mengganti badan Adhoc, jelas Basrul, tidak ada perintah menggeser atau pergantian, kecuali jajaran yang lama tidak bersedia dan tak lagi memenuhi syarat, sehingga akan dicari menggantinya.
“Sesuai rapat pleno dengan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu RI. Jadi, menugaskan Bawaslu Kabupaten sendiri dan tidak mencari yang baru,” katanya.
Total personel Badan Adhoc ialah enam orang di dua kecamatan (Panwascam), PKD di tiga Desa dan PTPS empat orang, jadi totalnya 13 orang.
“Kalau terkait honor badan Adhoc. Insyaallah bisa dibiayai dan aman sesuai arahan sekretariat,” katanya.
Dalam mencegah pelanggar pemilihan dan mencegah money politik, pihaknya melakukan surat imbauan kepada Paslon maupun Tim Pemenangan agar tidak melakukan pelanggaran.
Kendati begitu, pengawasan dalam persiapan lain dari pelaksanaan KPU PALI sendiri, salah satunya persiapan logistik dan kelengkapan lainnya.
“Pada hari H nanti, akan didukung Bawaslu Provinsi dan KPU RI. Kita akan pengawasan secara langsung wilayah PSU. Kita langsung turun ke desa dan kita berharap tidak ada pelanggan,” jelasnya.
Saat ini, pihaknya sedang menunggu jadwal KPU PALI untuk pengecekan tahapan seperti persiapan, pelipatan suara, ketersediaan kertas suara dan akan melibatkan Paslon.
“Tentu akan diperhatiin secara detail. Semoga berjalan aman dan lancar sesuai harapan bersama sehingga terpilih pemimpin yang diinginkan rakyat,” ujarnya.
Dalam melakukan tugas pokok dan fungsinya untuk mengawasi sesuai tahapan, pihaknya juga bakal membuka posko di lokasi tempat digelarnya PSU.
“Pengawasan kita, akan membuka posko tiap kecamatan, yakni berada di tiga desa ada PSU sembari mengawas secara langsung ke lapangan,” tutupnya. (adj)











