Kontak Erat dengan Pasien Positif Corona, Seorang Pejabat di OKU Timur Diisolasi dan Kantor Disemprot

Selasa, 4 Agustus 2020
Ilustrasi Virus Corona.

Laporan: Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com –  Salah satu seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial YA diisolasi dan kantornya ditutup sementara waktu.

Read More

Langkah ini dilakukan setelah YA berhubungan dan kontak erat dengan salah satu kades yang ada di Kecamatan Belitang berinisial MS (54).

Diketahui MS dan istrinya H merupakan pasien positif Corona ke- 23 dan ke-24, setelah hasil RT-PCR keduanya dinyatakan positif dari swab tes yang dikeluarkan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.

MS dinyatakan positif pada 2 Agustus  karena diketahui dirinya pernah kontak langsung dengan pasien poistif Corona ke-16 yang merupakan warganya sendiri.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 OKU Timur, Yakub membenarkan jika YA merupakan kontak erat risiko tinggi dengan pasien positif Corona ke-23.

“Saat ini kita dari Dinas Kesehatan OKU Timur sedang melakukan pendataan terkait tracking kontak terhadap kasus ke-23 tersebut. Salah satunya YA sudah kita minta karantina mandiri, dan untuk kantornya sudah kita semprot dengan disinfektan,” tuturnya.

Yakub juga mengatakan yang pernah melakukan kontak langsung dengan YA akan didata, terlebih lagi saat Hari Raya Idul Adha.

Di mana saat itu YA mengikuti acara open house yang diadakan Bupati Kabupaten OKU Timur di rumah dinasnya.

“Kita masih mendata orang-orang yang melakukan kontak dengan YA, untuk saat ini ada beberapa stafnya, namun saya harap yang pernah bersalaman saat hari raya kemarin dengan yang bersangkutan untuk melapor ke Dinas Kesehatan supaya secepatnya dilakukan swab test,” ucap Yakub.

Terpisah, Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat dimintai keterangan terkait ada pejabat di lingkungan komplek pemkab OKU Timur yang berstatus kontak erat resiko tinggi terhadap kasus 23, menegaskan jika YA tidak terpapar.

Namun Bupati membenarkan jika saat ini YA sudah melakukan swab test.

“YA benar pernah kontak langsung dengan kades tersebut, dan saat ini sedang dikarantina mandiri dan sudah dilakukan swab test juga,” katanya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts