Disambar Petir, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Kecamatan Talang Ubi PALI  

Senin, 13 Juli 2020
Pohon tumbang dan menimpa rumah warga di RT 08/RW 03, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sumsel, Senin (13/7/2020).

PALI, Sumselupdate.com – Hujan deras disertai petir yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi, mengakibatkan satu pohon tumbang dan menimpa satu unit rumah yang terletak di RT 08/RW 03, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, Senin (13/7/2020).

Rumah yang ditimpa pohon jenis batang Puloi milik Agra Nugraha, yang tercatat sebagai warga setempat.

Read More

Dari keterangan Hasna (46), istri Agra Nugraha kejadian rumahnya tertimpa pohon tersebut ketika petir yang pertama menyambar.

“Saya bersama anak saya sedang berada dalam rumah. Tiba-tiba pohon jatuh, dan menimpa atap rumah kami. Air hujan masuk dan membanjiri rumah. Beruntung kami dibantu tetangga dan warga setempat, langsung memindahkan barang-barang ke rumah tetangga, agar tidak rusak karena air hujan,” jelas Hasna.

Akibat peristiwa itu, rumah atap rumah beserta kerangka plafon hancur dan barang-barang elektronik kemungkinan besar rusak, karena terkena hujan yang turun.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta. Setelah kejadian itu saya langsung menghubungi ketua RT dan RT bergegas menghubungi BPBD. Dan dengan sigap BPBD mengevakuasi pohon tumbang tersebut. Saya berharap, yang punya tanam tumbuh pohon tersebut agar punya etikad baik, datang ke rumah. Serta pohon yang besar di sekeliling rumah kami agar bisa ditebang, agar tidak menimpa rumah warga yang lain,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten PALI Junaidi Anuar, SE, MSi membenarkan adanya pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

“Setelah mendapat info dari warga, kami menerjunkan 15 orang petugas untuk membantu mengevakuasi pohon yang tumbang itu. Selesai evakuasi sekitar pukul 18.00 WIB. Diketahui, posisi pohon sudah mati dan tersambar petir,” kata Junaidi.

Dalam kesempatan ini, pihaknya mengimbau kepada warga dan pemerintah setempat baik RT, RW, lurah maupun camat agar memperhatikan tanam tumbuh di wilayah perkotaan, apalagi di dekat pemukiman warga.

“Jika kondisi batang mengkhawatirkan dan cukup besar,agar segera ditebang. Supaya tidak menimbulkan kerugian pada warga yang lain,” terangnya.

“Terkait bantuan kepada korban, sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Korban akan mendapat bantuan dari Dinas Sosial,” tambahnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts