Kaban Kesbangpol Muba : Filterisasi Diri dari Medsos Tangkal Radikalisme

Jumat, 14 Februari 2020
Suasana FGD pencegahan radikalisme di Aula Alex Noerdin Mapolres Muba, Jumat (14/02/2020).

Sekayu, Sumselupdate.com – Untuk menangkal radikalisme dari perkembangan media sosial (medsos) yang sangat berkembang pesat adalah memfilterisasi diri dari setiap informasi yang didapat, menyikapinya dengan logis, dan dengan ilmu pengetahuan yang baik.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) H M Soleh Naim SE, usai mengisi materi sebagai narasumber pada fokus group diskusi tentang pencegahan radikalisme di Aula Alex Noerdin Mapolres Muba, Jumat (14/02/2020).

Read More

Soleh Naim menyampaikan, sebenarnya kita tidak bisa juga menyalahkan perkembangan teknologi. Media sosial itu baik untuk penyebaran arus informasi di zaman 4.0, tinggal cara menyikapinya dengan baik dan benar.

“Cara pikir yang mulai negatif, akan menimbulkan radikalisme itu sendiri setiap informasi yang negatif di sebar oleh orang yang berpikiranya radikal, oleh karena itu kita sebagai penguna media sosial harus mengunakanya dengan baik,” ungkapnya.

Ditambahkannya agama juga merupakan filter yang baik dalam menangkal radikalisme dalam tanda kutif ceramah-ceramah, pendapat-pedapat yang benar, yang mengajarkan kebaikan dan kebenaran.

“Sekali lagi tidak semua media sosial itu penyebab radikal, akan tetapi sikap kita dalam bermedia sosialah di tuntut dengan baik, ketika kita tidak mengikuti perkembangan teknologi melalui medsos kita akan formasi kita akan ketinggalan,” jelas Soleh Naim.

Sementara itu Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK, melalui, Kabag Renmin (Kepala Bagian Rencana Administrasi) Kompol Iwan Wahyudi, SH, MH, mengatakan, dengan forum diskusi ini diharapkan dapat mencegah paham radikalisme di Bumi Serasan Sekate.

“Pengaruh buruk radikalisme merupakan suatu pemahaman baru yang dibuat-buat oleh pihak tertentu mengenai suatu hal, seperti agama, sosial, dan politik, seakan menjadi semakin rumit karena berbaur dengan tindakan yang cenderung melibatkan kekerasan, dan pemahaman yang salah dalam berpikir serta memberikan solusi menghadapinya,” kata Kompol Iwan.

Forum diskusi yang diadakan Polres Muba ini mengakat tema pencegahan perkembangan dan pengaruh radikalisme di Kabupaten Muba dengan narasumber Kesbangpol Muba.

Hadir dalam diskusi ini di antaranya Kepala Bagian Rencana administrasi, Kompol Iwan Wahyudi, SH, MH, Kepala Dinsos Drs H Ahmad Nasuhi, SH, MM , toko masyarakat, ketua masjid, Mahasiswa Poltek Sekayu, Kodim 0401 Muba, Koramil, Satgas Linmas Satpol PP, dan di lingkungan Polres Muba. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts