Dapat Penghargaan dari Kemenkes RI, Mawardi Akui Penyebaran Fasilitas & SDM Belum Merata

Jumat, 8 November 2019
Wagub Sumsel Mawardi Yahya menerima penghargaan bidang pelayanan kesehatan.

Jakarta, Sumselupdate.com – Komitmen Pemerintah Provisi Sumsel memberikan layanan kesehatan dengan baik untuk masyarakat berbuah manis. Melalui layanan Public Safety Center (PSC) 119 yang sudah terbentuk di 17 kabupaten/kota, Pemprov Sumsel mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya didampingi Kadinkes Sumsel Lesty Nurainy yang diserahkan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Bambang Wibowo di Auditorium Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Jumat (8/11/2019).

Read More

“Kita sangat menyambut baik penghargaan ini karena ini adalah hasil karya dan kerja keras seluruh jajaran birokrasi yang ada di Dinas Kesehatan Sumsel,” ujar Mawardi usai menerima penghargaan.

Wagub menambahkan, secara fasilitas kesehatan yang ada di kota sudah cukup baik namun secara kuantitas atau penyebaran masih sangat perlu dan saat ini masih kurang.

“Kedepan akan kita rumuskan bersama agar SDM bidang kesehatan menyebar dan tidak menumpuk di kota serta harus merata ke desa-desa. Penghargaan ini akan memberikan motivasi kedepannya,” singkatnya.

Sementara itu, Kadinkes Sumsel Lesty Nurainy menambahkan penghargaan ini adalah buah dari komitmen Pemprov Sumsel yang dimotori Gubernur dan Wakil Gubernur PSC 119 di Sumsel yang sudah terbentuk di 17 kabupaten/kota di Sumsel.

“Semuanya aktif dan ini pelayanan yang menyentuh langsung ke masyarakat karena cepat menangani pasien gawat darurat di pelosok desa,” ungkapnya.

Lesty menambahkan, dengan menghubungi layanan 119 bebas pulsa, masyarakat yang membutuhkan bantuan langsung ditangani oleh tenaga medis yang sudah disiapkan di masing-masing kabupaten/kota.

“Kalau ada yang gawat darurat cukup hubungi 119, petugas bergerak cepat untuk menangani pasien gawat darurat. Ada ambulan dokter dan perawat. Dan ini sudah dirasakan masyarakat. Layanan 119 terkoneksi baik di daerah maupun pusat,” bebernya.

Kedepan, sambung Lesty, layanan 119 bukan hanya berbentuk mobil, tapi juga dengan kendaraan roda dua yang sudah dirancang khusus membawa peralatan medis.

“Nanti ada layanan motor yang siap menjangkau di pelosok yang tidak bisa dijangkau ambulan. Motor dilengkapi dengan box berisi peralatan medis. Semua dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik dibidang kesehatan kepada seluruh masyarakat Sumsel,” pungkasnya. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts