Fakta ‘Silicon Valley’ Indonesia yang Diresmikan Jokowi di Papua

Rabu, 30 Oktober 2019
Presiden Joko Widodo saat meresmikan 'Silicon Valley' di Papua.

Papua, sumselupdate.com – Pada 28 Oktober 2019 kemarin, Presiden Joko Widodo meluncurkan Papuan Youth Creative Hub, di Jayapura, Provinsi Papua.

Keberadaan Papuan Youth Creative Hub merupakan janji dari Kepala Negara pada 11 September lalu yang menerima puluhan pemuda dari Papua di Istana Merdeka, Jakarta.

Read More

Berikut ini sejumlah fakta Papuan Youth Creative Hub yang dilansir dari laman VIVanews.

Diresmikan pada 28 Oktober

Papuan Youth Creative  diluncurkan pada saat hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2019 oleh Presiden Joko Widodo di Jayapura, Papua.

Didirikan pemuda asli Papua

Pusat ini merupakan sebuah perusahaan, yang didirikan oleh 21 pemuda-pemudi asli Papua dari 7 wilayah adat, yang memiliki usaha, ataupun kegiatan sosial di bidang yang berbeda-beda. Perusahaan tersebut dinamakan PT Papua Muda Inspiratif.

Seperti Silicon Valey

Kawasan ini digagas, untuk membangun kreativitas anak muda di wilayah Indonesia bagian timur. Bahkan diharapkan, bisa menjadi layaknya Silicon Valley yang ada di Amerika Serikat.

Salah satu anak muda yang menyampaikan pemaparan ke Jokowi adalah Direktur PT Papua Muda Inspiratif, Billy Mambrasar, yang juga Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia.

Lahan seluas 1,5 Ha

Pusat pengembangan start-up, teknologi dan bisnis ini akan dibangun di jalan Vim, di wilayah Kotaraja, Jayapura, dengan luasan tanah sebesar 1,5 hektare.

Nantinya, di lokasi itu akan menjadi pusat pengembangan kreativitas, bisnis, bakat dan inovasi. Nantinya akan dibuat ruang-ruang belajar baik mengenai bisnis, teknologi internet, pemrograman dan dasar-dasar pengembangan start up.

Ada asrama

Di rancang juga, kawasan itu akan dibangun asrama yang sanggup menampung sekitar 100 pemuda dan pemudi yang akan mengikuti program belajar bisnis selama 1-2 bulan.

“Seharusnya space-space seperti ini sudah ada dari dulu, untuk menciptakan banyak pelaku usaha berbasis teknologi dan inovasi di Tanah Papua”, Ujar Neil Aiwoy, salah satu Direktur dan pendiri dari PT Papua Muda Inspiratif, Selasa 29 Oktober 2019.

Target ratusan startup lahir

Ditargetkan, dari pembangunan ini akan lahir seratusan pemilik start-up. Sehingga nantinya mereka bisa membangkitkan masyarakat dan turut dalam membangun kesejahteraan.

“Dapat ikut berkontribusi mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua di bidang-bidang kritikal. Sampai sekarang, sejak di launching giat Papua Muda Inspiratif bersama Presiden Jokowi, telah terdaftar 265 orang yang berkeinginan untuk menjadi anggota, semuanya adalah pemuda dan pemudi Papua asli, dan kami terbuka untuk semua orang agar dapat bergabung,” jelasnya.

Kembangkan bakat

Salah satu pendiri  PT Papua Muda Inspiratif yang lain, Paskalis Pigai, mengungkapkan bahwa pusat pengembangan kreasi dan startup ini, menjadi wadah bagi mereka yang ingin mengembangkan bakat dalam bidang seni dan hiburan.

“Saya selama berkuliah di UNIPA di Manokwari telah menggerakan giat Fotografer Jalanan dan berharap bahwa pekerja-pekerja industri kreasi seperti kami, yang adalah anak muda asli Papua akan lebih banyak lagi. Saya berharap pusat pengembangan ini dapat membantu memfasilitasinya”, katanya.

Nani Uswanas, salah satu pendiri juga mengatakan ke depan, untuk menggelorakan ide ini pihaknya akan melakukan roadshow bisnis di 7 kota di Papua dan Papua Barat.

Untuk memperdalam juga, mereka akan studi ke daerah-daerah di luar Papua seperti Manado, Jakarta, Yogyakarta maupun Surabaya.

“Untuk mendorong lebih banyak lagi pemuda dan pemudi Papua untuk bergabung dalam gerakan ini”, ujar penggerak usaha kuliner di Kota Fakfak, Papua Barat itu. (adm3/vvn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts