Pagaralam, Sumselupdate.com – Memasuki hari ketiga pencarian dua pendaki gunung asal Muaro Bungo, Jambi, Tim SAR gabungan Basarnas, BPBD, Tagana, Forpa, dan relawan terus melakukan penyisiran dan membentuk tiga tim yang ditempatkan di beberapa pos di jalur pendakian Kampung Empat Gunung Dempo Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan.
Ketiga Tim SAR Gabungan dilepas oleh Dan Pos Basarnas Pagaralam Alparis, Zm, SSos, Lettu SAR, Kamis (24/10/2019), pada pukul 08.00 WIB dengan total seluruh tim berjumlah 57 orang.
“Tim sudah kita lepas dan untuk sekarang mereka mulai membagi sesuai pos yang sudah direncanakan,” ujar pria yang kerap disapa Bang Paris ini.
Pos-pos tersebut sudah kita petakan dan tim akan bergerak dan sudah dibagi berdasarkan arahan yang telah disepakati ke shelter 1, shelter 2, simpang Catim di jalur pendakian Kampung empat
“Ketiga Pos tersebut tim akan bergerak menyisir dilokasi tersebut dan mencari petunjuk baru sehingga dapat menjadi petunjuk SAR pada hari ini,” terang Bang Paris.
“Kita berharap semoga kedua pendaki yang hilang digunung dempo dapat ditemukan serta Tim SAR Gabungan diberikan keselamatan demi menjalankan misi kemanusiaan pada hari ini,” harapnya.
Diberitakan sebelumnya, dua orang pendaki hilang saat mendaki Gunung Dempo, Pagaralam. Kedua pendaki itu diketahui asal Muaro Bungo, Jambi bernama M Fikri Fadhilah (19) dan Jamhari (26),
“Basarnas di Pos SAR Pagaralam dapat kabar dari Ibu Hasnah dan bilang kalau anakya, Fikri Fadhilah hilang. Hilang saat mendaki Gunung Dempo,” kata Humas Basarnas Palembang, Dayu saat dimintai konfirmasi, Rabu (23/10/2019).
Hasanah, lanjut Dayu, memastikan sang anak mendaki bersama Jamhari. Namun pada 15 Oktober dia hilang kontak, tidak lagi dapat berkomunikasi. (ric)











