Sekayu, Sumselupdate.com – Lantunan ayat suci Al Quran menggema di Stable Berkuda Sekayu, lantang suara ribuan santriwan dan santriwati serta warga Nahdlatul Ulama (NU) menyanyikan Lagu Ya Lal Wathan. Suasana ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT Muba ke-63 sekaligus Hari Santri Nasional Muba, Rabu (2/10/2019).
Sebelum berkumpul di Stable Berkuda Sekayu, ribuan santri yang berasal dari Pondok Pesantren di Muba ini menggelar pawai dari Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu menuju lokasi acara di Stable Berkuda Sekayu.
Pada rangkaian kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1441 H, hari jadi ke-63 Kabupaten Musi Banyuasin dan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Muba 2019 juga dihadiri Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj yang dalam kesempatan ini juga menyaksikan penganugerahan kepada Bupati Muba Dodi Reza sebagai Bapak Santri Millenial Muba, diserahkan langsung oleh Ketua Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan (Forpess) KH Arwani Arsyad.
“Sepak terjang pak Bupati Muba Dodi Reza dalam memperhatikan anak-anak pondok pesantren tidak diragukan lagi, perhatian beliau juga terhadap keluarga NU sangat maksimal. Saya sangat apresiasi hal ini, semoga pemimpin-pemimpin di daerah lebih banyak lagi yang seperti ini,” ucap Ketum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj.
Dikatakan, program-program Bupati Muba Dodi Reza terhadap pendidikan santri pun sangat menginspirasi. “Hari ini saya pula menyaksikan langsung dimana Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi memberikan bantuan dana untuk kemajuan pondok-pondok pesantren serta memberi hibah lahan untuk pendirian kantor PCNU Muba,” ungkapnya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, santri adalah aset bangsa dan kemajuan daerah Muba juga tidak bisa dipisahkan dari support pondok pesantren serta santri. Dewan Pembina GP Ansor Sumsel ini juga menyebutkan, ada ratusan pondok pesantren yang berada di Muba dan terus akan disupport oleh Pemkab Muba.
“Saat ini pula kita telah mendirikan pondok pesantren gratis bagi warga pra sejahtera di Muba. Di ponpes Salamun Aitam itu, semua santri difasilitasi secara gratis ditanggung oleh Pemkab Muba,” kata Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Sumsel, Noerdin Pandji tersebut.
Ia berharap, akan terus bermunculan santri berprestasi asal Muba dan terus turut serta ikut andil memberikan kontribusi positif demi kemajuan Muba. (rel)











