KPU Palembang Kesulitan Simpan Logistik Pemilu, Kenapa?

Selasa, 12 Maret 2019
Kesibukan petugas KPU Palembang dalam mempersiapkan kelengkapan pemilihan suara.

Palembang, Sumselupdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang hingga saat ini masih mengalami kendala dalam penyimpanan logistik pemilu seperti kotak suara, bilik suara, dan juga surat suara.

Pasalnya, gudang penyimpanan yang dimiliki KPU Palembang sangat terbatas.

Read More

Komisioner KPU Palembang Abdul Malik Syafei, MH menyatakan, saat ini pihaknya terkendala untuk tempat penyimpanan logistik, mengingat jumlahnya yang cukup banyak, dan harus dihindari dari hujan.

“Saat ini di gudang hampir penuh, mengingat  kotak suara harus dirakit, meski jumlahnya belum 50 persen yang dirakit,” ungkap Malik.

Dilanjutkan Malik, kondisi ini akan lebih parah jika penambahan kotak suara (796) dan bilik (636) dari kekurangan sebelumnya sudah tiba di KPU Palembang.

“Ini yang kekurangan masih belum dikirim. Tapi kalau sudah dikirim akan lebih sulit mencari tempat penyimpanannya,” ungkapnya.

Mengenai info adanya logistik pemilu yang rusak akibat hujan beberapa hari ini, dijelaskan Malik, hujan tidak sampai merusak logistik pemilu.

“Hanya rembesan saat hujan lebat Sabtu malam Minggu. Tidak ada yg rusak, dan sudah selesai dilipat pada hari Minggu kemarin. Surat suaranya dikasih pelindung, selesai lipat surat suara disimpan langsung di kantor KPU, tidak ke gudang lagi,” kata Malik.

Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang, H Eftiyani SH maupun Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM DR Yetty Oktarina pun mengakui keterbatasan tempat penyimpanan saat ini.

Mengingat lokasi khusus penyimpanan barang-barang kebutuhan untuk Pileg dan Pilpres 2019 ini terbatas, maka KPU Kota Palembang mensiasatinya.

“Karena lokasi penyimpanan terbatas, makapendistribusian surat suara Capres itu akan dikirimkan belakangan, terakhir digabungkan dengan alat kelengkapan TPS lainnya. Kita awali pengiriman itu surat suara DPR RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota Palembang. Selesai pelipatan, packing, langsung kirim untuk menghemat tempat,” kata Eftiyani.

Sementara itu, Hepriyadi, SH, MH, anggota Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan mengaku sempat dibuat jantungan mendapat kabar tempat penyimpanan kertas dan kotak suara di KPU Kota Palembang ketetesan air.

“Sebenarnya kita cukup sesalkan karena membuat jantungan kita. Karena kita dapat informasi itu. Ternyata setelah kita kroscek pastikan ke lapangan bahwa surat suara itu tidak masalah,” ungkap Hepriyadi.

Pria yang dikenal sebagai advokat dan anggota DPC Peradi Palembang menyebut ternyata itu tetesan air yabg tidak terlalu besar.

“Karena ada bekas paku hingga airnya jatuh. Alhamdulillah setelah kotak itu, surat suara itu sendiri dibungkus plastik sehingga tidak masalah. Itu kan gudang yang di kantor KPU Palembang kita sudah mintakan untuk diperbaiki karena proses ini kan masih lama menjelang hari pencoblosan agar dipastikan kondisi penyimpanan aman,” kata Hepriyadi.

Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana juga meluruskan informasi adanya surat suara pemilu 2019 yang berada di KPU Kota Palembang basah karena kena hujan.

“Kita sudah konfirmasi ke KPU Palembang, ternyata tidak basah karena sudah dilapisi plastik. Kebetulan warna kotak suara coklat, jadi seolah- olah basah, sehingga kita pastikan itu tidak benar, dan surat suara saat ini sedang disortir dan dilipat,” kata alumni Fisip Unsri. (mor)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts