Gabril Majid Dampingi Erwin Ibrahim Nahkodahi LPPL Radio-Televisi Nasional se-Indonesia

Jumat, 1 Maret 2019
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin yang juga Ketua Asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional se-Indonesia, Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA (dua dari kanan) dalam Rakornas ke-2 LPPL Radio Televisi Nasional 2019, Kamis (28/2).

Jakarta, Sumselupdate.com – Kekosongan posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) pada Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal kini telah terisi.

Gabril Majid Sukarman terpilih secara Aklamasi mendampingi Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA sebagai Sekjen Asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional se-Indonesia dalam Acara Focus Group Discaussion Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-2  LPPL Radio Televisi Nasional 2019, Kamis (28/2).

Read More

Erwin Ibrahim sebagai Ketua Asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional se-Indonesia yang dilantik Pada 09 Oktober 2018 dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin mengatakan. Dalam Kepengurusan LPPL yang baru terbentuk ini terdapat kekosongan kepemimpinan karena Sekjen yang sebelumnya mengundurkan diri.

“Terjadi Kekosongan kepemimpinan Sekjen LPPL dikarenakan sekjen sebelumnya mengundurkan diri serta Perlu adanya koordinator setiap wilayah membuat kita perlu mengadakan Rakornas untuk yang kedua ini,” katanya.

Di hadapan 149 perwakilan setiap kabupaten di Indonesia Erwin mengatakan, ada empat nama kandidat Sekjen yakni Dr H Muhtarom, MM (Tanggerang), Gabril Majid (Suka Bumi), Farid Sofian (Kalsel), dan Nopran, SPd, MSi (Banyuasin).

Menurutnya, nama-nama tersebut diambil dari wakil-wakil Sekjen  hasil Rakornas LPPL yang pertama. “Dikarenakan kandidat dari Banyuasin dan Tanggerang tidak dapat hadir maka muncul dua nama kandidat Sekjen yaitu Gabril Majid (Suka Bumi) dan Farid Sofian (Kalsel),”  tegas Erwin di Hadapan para Peserta Rakornas.

Para peserta sepakat untuk aklamasi dan meminta kedua kandidat untuk berdiskusi siapa yang dicalonkan menjadi sekjen serta meminta Erwin Ibrahim selaku Ketua Asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional Se-Indonesia untuk mengambil keputusan memilih dari dua kandidat tersebut.

“Setelah mendengar diskusi dari peserta juga kedua kandidat saya memutuskan  Gabril Majid menjadi Sekjen Asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional Se-Indonesia yang mana beliau Juga Kadis Kominfo Kota Sukabumi semoga dengan Hasil Focus Group Discussion menjadi harapan Bangkitnya Asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional se-Indonesia,” tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Jendral Otonomi Daerah Kemendagri Dr. Soni Sumarsono, MDM mengukuhkan kepengurusan Asosiasi Asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional Se-Indonesia dengan Disaksikan Sekjen Kementerian Kominfo Republik Indonesia Rosarita Niken Widiastuti di Best Western Hotel Jakarta, Kamis (28/2).

Sebagai Ketua Erwin Ibrahim melaporkan Asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional berdiri pada Rakornas LPPL Pertama di Kabupaten Banyuasin pada tanggal 09 Oktober 2018 dan menjadi cikal Bakal Peringatan Hari Lahir Asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional se-Indonesia.

“Di Era Globalisasi Radio perlu diinovasi dari berbagai bidang seperti infrastruktur, kontennya, hiburannya jenis informasi yang perlu dikembangkan tidak hanya pemerintah daerah masyarakat juga perlu peduli kelangsungan dari media kreatif ini,” katanya.

Sementara itu, Sekjen Kemen Kominfo Republik Indonesia Rosarita Niken Widiastuti memiliki pandangannya sendiri terkait peran dari LPP Lokal, yaitu memperkukuh integrasi nasional dan terbinanya watak dan jati diri bangsa.

Niken menekankan adanya asosiasi LPPL Radio-Televisi Nasional se-Indonesia diharapkan betul-betul dapat meningkatkan kualitas siaran dan juga kualitas SDM pengelola LPPL ini. “Kami harap isi siaran betul-betul untuk kepentingan bangsa dan negara sesuai dengan UUD Penyiaran,” harapnya.

Niken menambahkan dengan adanya penyiaran ini bertujuan untuk meneguhkan Keindonesiaan dan empat Konsensus Nasional (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika). “Jadi Isi Penyiaran itu mencerminkan nilai-nilai Kebangsaan Indonesia,” tambahnya.

Selaras dengan Niken, Dr Soni Sumarsono, MDM selaku Direktur Jendral Otonomi Daerah Kemendagri menegaskan NKRI harga mati, sehingga diharapkan konten dan informasi yang dibagikan ke masyarakat bukan hanya sekadar berita tapi mengedukasi. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts