Palembang, Sumselupdate.com – Selama satu tahun terakhir, ekonomi Provinsi Sumatera Selatan mencapai 6,04 persen. Berdasarkan besaran Prodduk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2018 mencapai Rp419,72 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp298,57 triliun.
Dari data BPS tercatat dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 13,15 persen. Dari sisi Pengeluaran, Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT yang tumbuh sebesar 8,57 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sumsel berada diatas pertumbuhan ekonomi rata-rata nasional. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh tiga sektor yang mendominasi masing-masing sektor pertambangan, sektor industri dan sektor pertanian.
“Meski situasi (perekonomian-red) dunia dan nasional agak tidak stabil tetapi ekonomi Sumsel tumbuh 6.04 persen. Tapi yang lebih penting ini diiatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Endang, Kamis (7/2/2019).
Diakui Endang, pada triwulan ke empat tahun 2018 perekonomian Sumsel sempat mengalami kontraksi sebesar 2,91 persen. Kondisi ini dipicu oleh menurunnya produksi pertanian dan pertambangan dengan masing-masing faktor yang berbeda.
“Untuk sektor pertanian menurunnya produksi pertanian disebabkan musim yang kurang bersahabat sementara untuk ekspor batubara juga mengalami depresiasi,” jelas Endang.
Lebih lanjut Endang menambahkan, Ekonomi Provinsi Sumatera Selatan triwulan 2018 terhadap triwulan 2017 (y-o-y) tumbuh 6,07 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi daicapai oleh Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 17,09 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT yang tumbuh sebesar 13,91 persen. “Kita harapkan ke depan dari sektor lain akan tumbuh untuk menopang pertumbuhan ekonomi Sumsel,” pungkasnya. (adi)











