Satu Tahun Diburu Aparat, Ini Kegiatan Begal Sadis Selama Pelarian…

Senin, 13 Agustus 2018

Palembang, Sumselupdate.com – Sempat menjadi buronan polisi selama hampir 1 tahun terakhir, Angga Septian (25) pelaku begal sadis akhirnya diringkus Unit Buser Polsek SU II Palembang saat berjualan pempek di Kota Tangerang, Banten.

“Usai kejadian itu saya kabur ke Tangerang. Disana saya berjualan pempek,” ungkap Angga ditemui saat gelar perkara dan barang bukti di Polsek SU II Palembang, Senin (13/8/2018).

Read More

Menurutnya selama melarikan diri ia sempat berpindah-pindah tempat. “Pertama saya pergi dusun, setelah itu ke Jambi dan terakhir tinggal di Tangerang,” ucap bapak

dua anak yang merupakan warga Desa Jermun, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI ini.

Angga bersama tiga temannya yang sudah ditangkap lebih dulu melakukan aksi begal terhadap korban Aprizal di Jalan KH Azhari, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II Palembang pada 1 September 2017 lalu.

Oleh pelaku, korban Aprizal tewas mengenaskan setelah ditembak dengan senjata api rakitan (senpira) di bagian kepala dan pelaku juga membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik temannya yang dipinjam korban.

“Dua kali saya tembak. Pertama saya arahkan ke badan, tapi tidak meletus. Tembakan ke dua diarahkan ke kepala. Dia langsung tersungkur, kemudian motornya kami bawa kabur. Pistol itu milik teman saya,” beber Angga.

Dirinya melanjutkan, motor korban dijual kepada YN seharga Rp2,5 juta dan uangnya mereka bagi berempat. Ia mendapatkan bagian Rp1 juta. “YN minta carikan motor, makanya kami membegal,” tuturnya.

Kapolsek SU II Palembang Kompol Okto Iwan Setiawan didampingi Kanit Reskrim Ipda Novel mengatakan, setelah dilakukan pencarian, tersangka diringkus anggotanya di Tangerang, Banten.

“Begitu mendapatkan informasi keberadaan pelaku di Tangerang, anggota kita melakukan koordinasi dengan polsek setempat dan berhasil mengamankan nya. Dia merupakan pelaku utama dan yang mengeksekusi korban,” ungkap Okto.

Ditambahkannya, modus yang digunakan kawanan pelaku dengan cara membuntuti korban. Setelah berada di lokasi mereka mengadang korban. “Selanjutnya ditembak di bagian kepala, hingga korban meninggal dunia,” tandasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts