Palembang, Sumselupdate.com – Guna mengkampanyekan anti terorisme dan pencegahan tumbuhnya aksi radikalisme, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisma (FKPT) Sumsel menggelar sosialisasi pencegahan bersama kalangan jurnalis, di Hotel Amaris Palembang, Rabu (1/8/2018)
Sosialisasi ini digelar dalam rangka menyambut Qsian Games agar suasana Sumsel kondusif dari gangguan gerakan terorisme dan radikalisme.
Ketua Umum FKPT Sumsel DR Feriansyah mengatakan bahwa kegiatan ini dalamrangka sosialisasi anti terorisme dan juga dalam rangka pencegahan terorisme. Dalam kesempatan itu ia mengatakan bahwa aksi radikalisme dan terorisme atas nama apapun merupakan hal yang melenceng.
“Lalu bagaimana di Sumsel? Potensi di Sumsel itu ada, dan kami pernah turun di lima kabupaten dan ada dua tim dari nasional dan FKPT. Dan FKPT sudah melakukan penelitian sejak 2015 terhadap kepada mahasiswa,” urainya.
Dijelaskan bahwa dari 1000 responden dari tiga Perguruan Tinggi yang dilakukan penelitian terlihat bahwa 5.53 persen berpotensi aksi radikalisme. Ada juga 27,7 persen mendukung aksi yang dilakukan Osama bin Laden.
“Mengenai masyarakat, kita melakukan penelitian bahwa dari responden yang kita teliti sebanyak 56,0 persen daya tangkal terhadap radikal di Sumsel potensi radikal sedang,” jelasnya.
Menurutnya, paham ini biasanya tumbuh melalui perbedaan berbagai gagasan dan keadilan yang tak merata dan kemudian memanas melalui media sosial yang dipahami masyarakat tanpa melalui pendampingan. Selain itu bisa dilihat dari ciri-ciri yang fanatik, eksklusif dan revolusioner.
“Tapi kita berharap Asian Games dan Sumsel pada umumnya bisa kondusif. Kami berharap Pemkot nersama para RT harus melakukan sosialisasi demi menjaga kondusifitas,” tegasnya. (sbw)











