Kampung KB Buat Warga Desa Jambu Rejo Sejahtera

Jumat, 27 Juli 2018

Palembang, Sumselupdate.com – Ada Kampung KB yang sudah dicanangkan pemerintah selayaknya dapat membantu masyarakat untuk hidup lebih baik dan sejahtera.

Mengingat Kampung KB merupakan program pembangunan desa secara lintas sector atau dengan kata lain proyek kroyokan dari berbagai dinas di satu daerah.

Read More

Hal ini terbukti dengan gerakan Kampung KB di Desa Jambu Rejo dan dukungan penuh dari Bupati Musi Rawas, masyarakat menjadi hidup sejahtera dan perekonomian meningkat.

Demikian dipaparkan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel Drs Waspi, Rabu (18/7) di Desa Jambu Rejo dalam acara Gerakan Kampung KB dengan tema ‘kita tingkatkan integrasi program lintas sektor di kampung KB guna mempercepat terwujudnya kualitas sumber daya manusia’.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dan Ketua Tim PKK Kabupaten Mura.

Waspi memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan desa, khususnya masyarakat yang telah secara konsisten menjalankan konsep kampung KB ini. Dengan adanya gerakan Kampung KB ini diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas sumberdaya manusia.

Mengingat dalam Kampung KB terdapat tiga kelompok binaan yakni, Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL).

Untuk BKB dipastikan dalam satu keluarga tidak ada dua balita serta memperhatikan ibu hamil dengan program 1.000 hari kehidupan mulai dari ibu hamil hingga anaknya berusia dua tahun.

Untuk BKR dipastikan remaja memahami mengenai perencanaan masa depan, tidak menikah usai muda, tidak melakukan sex pranikah dan tidak mengonsumsi narkoba. Sedangkan untuk BKL, para lansia dibina untuk diberdayakan dengan berbagai pelatihan.

Sementara itu, Kepala Desa Jambu Rejo Maryadi memaparkan bahwa Desa Jambu Rejo menjadi maju dan berkembang sejak menjadi Kampung KB.

Terdapat 17 pembangunan lintas sector (Kroyokan) sejak 2017, diantaranya pembangunan ipal bagi 100 kk, normalisasi kali lulut sehingga persawahan terhindar banjir, peningktan irigasi 200 meter air lancar sampai tujuan.

Kemudian pembangunan dari PU Bina Marga aspal jalan 2 km, pengerasan jalan antar dusun 2,8 km, pembangunan portal dapat satu unit mobil desa dari Dinas Perhubungan, bantuan dari dinas pertanian sebanyak 3.350 kg tani bibit padi dalam 12 kelompok tani.

Selain itu, dari dana desa sudah dilakukan  percetakan sawah seluas 59,8 ha terbagi di tiga dusun. Gedung PAUD 2 unit, rumah aladin 6 unit di 6 dusun, 7 unit gorong-gorong, pos jaga 2 unit, Jambanisaai untuk 6 dusun dibantu dinas PU Cipta Karya sudah 80 persen.

Jembatan lulut 1 unit Tanggul Irigasi tersier 510 m, rehab balai desa di tiga dusun.  Sedangkan Data KB Desa Jambu Rejo hingga 2018 yakni terdapat 321 Pasangan Usia Subur (PUS)Dari 426 pasangan PUS yang ada.

Pengguna KB Iud 14 orang, Mol 1, Implan 139, Suntik 147, Pil 11, Kondom 9, BKB 1 kelompok, BKR 1 kelompok, BKL 1 kelompok, UPPKS 1 kelompok, PIK Remaja 1.

Dalam sambutannya, Bupati Mura H Hendra Gunawan mengatakan, kedepan dirinya mengharapkan agar keberhasilan dalam membina masyarakat khususnya PUS ini dapat terus didorong dengan rasa kebersamaan dan terus menggelorakan semangat gotong royong sehingga apa yang dibutuhkan tujuan ini dapat terselesaikan dengan cepat dan baik serta dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

“Kita harapkan keberhasilan Desa Jambu Rejo ini dapat menular ke desa-desa lain di Mura dan Sumsel secara umum,” harapnya.

Pada kesempatan itu juga Bupati menyerahkan bantuan 1 unit acultivator dan bibit cabe, 1 unit hand spayer, makanan tambahan ibu hamil dan anak, pil tambah darah untuk remaja dan KTP gratis serta melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan masjid Mujahidin Dusun II, yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts