Kunker ke Pulau Jawa, Pengurus KONI Palembang Kaget. Ternyata Ini Alasannya..

Jumat, 23 Maret 2018

Palembang, Sumselupdate.com – Pengurus KONI Kota Palembang terkejut ketika melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke sejumlah KONI di Pulau Jawa, pada 21-24 Maret 2018.

Benar saja, untuk pembinaan secara anggaran berbagai KONI di Pulau Jawa sangat jauh dari KONI Palembang. Pasalnya, Kunjungan Kerja (Kunker) Malang hingga ke Blitar. Baik dalam hal pembinaan prestasi maupun anggaran yang berkaitan dengan dana hibah yang diterima tiap daerah.

Read More

Mulai dari KONI Malang yang menerima dana hibah Rp10 miliar pertahun dari APBD, KONI Blitar yang tak jauh dari angka tersebut. Pun juga KONI Sleman yang mendapatkan anggaran APBD sebanyak Rp7,5 miliar.

“Jadi selain ini menjadi kunjungan pembinaan prestasi, soal anggaran juga turut menyosialisasikan Asian Games 2018,” ujar Ketua Umum KONI Palembang Ir Suparman Romans saat kunjungan ke KONI Sleman, Jumat (23/3/2018).

Lanjut Suparman, kunjungan marathon ini juga sekaligus menjadi kunjungan balasan sebagaimana sebelumnya KONI Palembang telah menerima 9 kunjungan dari berbagai KONI di Indonesia. Sehingga diharapkan, melalui Kunker ini membuat pembelajaran untuk bagaimana membina dan menggali lebih dalam atlet baik daerah hingga level nasional.

“Secara sarana dan prasarana memang kami cukup memiliki kelengkapan, apalagi dalam rangka Asian Games dan juga memiliki Gubernur Sumsel yang sangat antusias dalam bidang olahraga,” jelasnya.

Namun demikian, secara prestasi nasional memang butuh belajar lebih jauh soal pembinaan prestasi terutama di Pulau Jawa. Meskipun secara lokal, dari 11 kali Porprov, Palembang mampu meraih 10 kali predikat juara umum.

Senada dengan itu dikatakan Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman Ir Pramono bahwa secara anggaran pun juga dari aliran APBD dengan angka variasi dibeberapa tahun ke belakang. “Kita menerima anggaran Rp7,5 miliar per tahun, ada juga Rp10 miliar dan tahun depan kita rencananya mengajukan Rp23 miliar,” jelasnya.

Lanjut Pramono bahwa secara pembinaan, Sleman melakukan strategi lewat kompetisi Pekan Olahraga Desa (Pordes), Pekan Olahraga Kecamatan (Porket), Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) hingga Pekan Olahraga Daerah (Porda).

“Dan ini kita lakukan selain mencari bibit prestasi juga memasyaratkan olahraga. Dan terkait atlet, kami punya 39 cabor dan memiliki 3 atlet pelatnas bulutangkis, basket dan lainnya,” jelasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts