Jakarta, Sumselupdate.com – Pemerintah mewacanakan pemindahan ibukota dari Jakarta ke luar Pulau Jawa. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kajian perencanaan untuk lokasi calon ibukota di tiga provinsi di Kalimantan.
“Kawan-kawan masih mengkaji di Pulau Kalimantan, yakni di Kalimantan Barat, Timur dan Tengah. Bagaimana keputusannya saya tidak tahu di mana,” kata Jabatan Fungsional Widyaiswara Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan, dikutip dari liputan6.com, Kamis (8/2/2018).
Mantan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR ini menilai pemindahan ibu kota Jakarta ke luar Pulau Jawa sangat mendesak. Sebab, pemerintah harus mengurangi beban kepadatan di Pulau Jawa.
“Ya demikian (mendesak) karena di Jakarta, air minum sudah susah kan, banjir. Jawa mesti dikurangi bebannya dari kepadatan sekarang ini,” tutur. Rido.
Satu dekade lalu, dia mengatakan, pernah ada ide untuk pindah ibu kota ke Sumatera. Namun dengan perkembangan infrastruktur dan teknologi, jika ibu kota pindah ke Kalimantan, bahkan Sulawesi pun bukan lagi masalah besar.
“Kalau rapat, diskusi, bisa pakai teknologi. Kalau fisik harus datang, bisa pakai moda pesawat, tapi kalau barang dikirim bisa pakai angkutan laut. Jadi kalau pusat pemerintah pindah ke luar Pulau Jawa ada pentingnya juga untuk mengurangi beban ke luar Jawa,” jelas Rido.
Kalimantan cocok untuk menggantikan ibu kota Jakarta. Menurut Rido, titik rawan gempa di Kalimantan, termasuk di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah relatif sedikit.
“(Titik) rawan gempa sedikit, air banyak, bahkan ada air dari rawa. Kalau banjir, relatif bisa diatasi karena (banjir) terjadi di kawasan kota yang drainase-nya kurang baik, seperti Palangka Raya. Kalau Banjarmasin dan Samarinda tidak banjir,” ia menjelaskan. (pto)











