Baturaja, Sumselupdate.com – Pihak Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja terus melakukan pembinaan kepada para warga binaan (WB) atau Narapidana yang menghuni Rutan. Salah satunya berupa pembinaan keterampilan tangan atau kerajinan yang dibuat para perempuan WB dengan memanfaatkan bahan tali yang diulir. Berbagai produk tas perempuan pun diciptakan.
“Penjara bukanlah alasan untuk mengubur kreativitas seseorang untuk berkarya. Terbukti para perempuan yang sedang dibina di rutan (WB Perempuan-red), mampu menciptakan berbagai jenis model tas perempuan, dengan modal keterampilan yang kita bina,” terang Kepala Rutan Baturaja, Herdianto Amd IP, SH, MSi.
Dikatakannya, berbagai produk tas wanita berbahan tali diulir tersebut, diajarkan oleh salah seorang instruktur petugas perempuan Rutan. Diharapkan, dengan pembinaan ini, nantinya para WB perempuan nantinya memiliki bekal ktrampilan saat nantinya kembali ke tengah masyarakat.
“Produk tas wanita ini sempat kita tampilkan dihadapan Wakil Bupati OKU saat pemberian remisi juga kita tampilkan di Citi Mall beberapa waktu lalu. Respon masyarakat sangat positif,” kata Herdianto.
Diakui pihaknya, berbagai kendala yang dihadapi pihaknya dalam upaya mengembangkan produk kerajinan tas ulir ini. Salah satunya yakni keterbatasan modal untuk pembelian alat-alat yang di gunakan seperti, tali kur serta puring dan belum adanya peralatan mesin jahit yang ada di Rutan.
Selain itu pihaknya masih terkendala akan upaya pemasaran produk tas yang dihasilkan. Lantaran, belum adanya link atau pihak ketiga untuk memasarkan produk ciptaan WB perempuan Rutan Baturaja tersebut. “Tentunya kita sangat berharap, bantuan dari pihak yang peduli termasuk Pemda Kabupaten OKU agar dapat melengkapi kekurangan alat-alat tersebut,” harapnya.
Sementara salah satu WB Perempuan di Rutan Baturaja, Icha (24), mengaku sangat terbantu dan senang dengan bimbingan ktrampilan yang diajarkan pihak Rutan.
Menurutnya, selain mendapatkan tambahan ilmu juga nantinya dapat dijadikan modal tambahan bagi dirinya untuk menciptakan peluang bisnis jika sudah selesai menjalani masa hukuman. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh Petugas Rutan Baturaja atas bimbingan dan ilmu keterampilan yang diajarkan kepada kami. Tentunya ini sangat membantu kami sebagai tambahan ilmu yang dapat kami pergunakan nanti jika sudah bebas,” tandas Icha yang divonis 4 tahun atas kasus kepemilikan narkoba. (wid)











