Baturaja, Sumselupdate.com – Aliansi Pencinta Alam (PA) di Baturaja, Kabupaten OKU melakukan penggalangan dana bantuan untuk korban bencana longsor di Desa Sadau dan Desa Cukoh Enau, Kecamatan Sungai Are, Kabupaten OKU Selatan sejak beberapa hari terakhir.
Penyerahan bantuan hasil penggalangan dana tersebut dikoordinir oleh PA Gempa Sabatra, Gapura, Gerhana dan lainnya. “Uang hasil penggalangan dana di Baturaja sudah kami serahkan langsung, diharap bisa membantu para korban,” kata Gotol, perwakilan PA Gapura. Penggalangan dana ini kata Gotol melibatkan semua pencipta alam di Baturaja .
Sebelumnya gabungan mahasiswa Baturaja juga turut menggalang dana turut juga menyaksikan belasan mahasiswa lain yakni dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Baturaja (Unbara) dan BEM AKMI Baturaja.
Didampingi oleh kepala desa (Kades) setempat dan Karang taruna Sungai Are, mereka bertemu langsung dengan korban selamat bencana tersebut. “Kita menyerahkan bantuan dana dan sembako pada korban bencana longsor itu,” ungkap Mario.
Kata dia, dari hasil penggalangan dana yang dilakukan 15-16 November di beberapa titik di kota Baturaja, terhimpun dana tunai Rp7 juta. Sebagian dana tersebut dibelikan sembako berupa beras, Mie instan dan alat dapur lainnya.
“Kita (perwakilan mahasiswa Baturaja) menyambangi tempat peristirahatan korban bencana longsor di Desa Sadau dan Cukoh Enau kecamatan Sungai Are,” imbuhnya.
“Kami hanya sebagai penyambung niat baik masyarakat Baturaja untuk saudara kita yang terkena bencana di OKU Selatan, alhamdulillah cukup banyak masyarakat yang prihatin dan memberikan bantuan. Mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban korban,” tambah Mario.
Dalam kegiatan itu hadir juga presiden mahasiswa AKMI Baturaja, Erfan yang juga turun langsung bertemu korban.
“Kita berharap kegiatan seperti ini akan tetap terus berlangsung karena tugas kami sebagai mahasiswa untuk menjalankan misi kemanusiaan,” demikian Erfan, menyambung. (wid)











