Palembang, Sumselupdate.com – Adanya kejadian bencana longsor yang terjadi di Kabupaten OKU Selatan akan menjadi perhatian pihak Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Sumsel terutama bagi beberapa kabupaten/kota yang dianggap rawan terjadi longsor akibat musim hujan yang masih tinggi.
Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah, Kamis (16/11/2017) mengatakan, kejadian di kabupaten OKU Selatan beberapa waktu lalu tentu menjadi fokus pihaknya, untuk mewaspadai bencana yang sama terjadi didaerah rawan longsor dan banjir.
Menurutnya, seluruh kabupaten khususnya yang rawan longsor seperti di Muara Enim, Lahat, Pagaralam dan Empat Lawang diharapkan tetap waspada mengingat kondisi wilayahnya rawan terjadi longsor dan banjir.
“Daerah-daerah ini sama dengan potensi di daerah OKU Selatan, ketika terjadi hujan deras dan ekstrim ini berpotensi juga untuk terjadinya longsor,” katanya.
Untuk mewaspadai hal tersebut, BPBD Sumsel sudah menghimbau kepada seluruh BPBD kabupaten/kota untuk siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor. Adapun hal-hal yang harus disiapkan, diantaranya sarana dan peralatan juga maupun SDM.
“Teman-teman juga sudah kita koordinasikan, termasuk dengan pihak dalam hal ini TNI-Polri,Tagana, Kesehatan, PU Bina Marga, PU Pengairan kemudian semua sektor unsur masyarakat,” katanya.
Status siaga ini penting agar kalau terjadi bencana, langsung dilakukan penanggulangan. Di daerah sudah dikoordinasikan menyiapkan logistik dan peralatan selama musim penghujan. Staus ini akan berlangsung selama musim hujan yang menurut BMKG hingga Februari 2018 mendatang.
“Intinya kita siap mengahadapi musim hujan bersama dengan kabupaten/kota, mulai dari TNI, Polri, dan unsur lainnya,” pungkasnya. (adi)











