PALI, Sumselupdate.com – Zaman sekarang sangat banyak orang-orang yang dianggap memiliki kepintaran secara ilmu pengetahuan. Nanun sayangnya orang-orang pintar itu sudah jarang membaca Al Quran dan Hadist. Padahal, itu merupakan pedoman dan tuntunan hidup.
Karena itulah, dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengadakan lomba membaca Al Quran dan Adzan untuk mengingatkan betapa pentingnya Al Quran dan Hadist tersebut.
Lomba kali ini dikuti puluhan peserta di lingkungan Dinkes PALI, mulai dari Rumah Sakit, Puskesmas serta dari Dinkes dan digelar di Masjid Syuhada, Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Rabu (15/11/2017).
Kepala Dinkes Kabupaten PALI dr H Mudzakir mengakui jika saat ini sangat banyak orang pintar, namun jarang membaca Al Qur’an, sehingga perlu untuk diingatkan lagi.
“Jadi dengan adanya lomba membaca Al Qur’an dan Adzan itu akan membekas di hati maayarakat terutama para peserta, sehingga kedepannya akan selalu ingat untuk membaca Al Qur’an,” ucap Mudzakir saat memberikan kata sambutannya.
Menurutnya, jika umat manusia sudah melupakan Al Qur’an dan Hadist maka akan sangat berbahaya bagi kehidupan. Karena manusia sudah tidak ada pedoman dan tuntunan hidup lagi. “Jadi Al Qur’an dan Hadist itu sangat penting bagi kehidupan. Sepi rasanya kalau tidak ada orang yang membaca Al Qur’an,” tuturnya.
Lebih lanjut diterangkan Mudzakir, jika di satu keluarga dalam sehari kurang dari 100 ayat yang dibaca maka termasuk golongan hamba-hamba Allah SWT yang lalai.
“Ada tiga panggilan dari Allah SWT yakni panggilan sholat, haji dan maut. Jadi kalau kita termasuk lalai dalam membaca Al Qur’an, kita tidak tahu kapan panggilan dari Allah SWT itu,” pungkasnya. (adj)











