Palembang, Sumselupdate.com – Masyarakat di sekitar kawasan flyover Simpang Polda dikejutkan oleh suara keras dari arah depan Gedung Bank BTPN, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (13/11/2017) sekitar pukul 11.30.
Ternyata suara tersebut berasal dari sebuah mobil angkutan kota (angkot) jurusan Ampera – Pasar KM 5 yang menabrak median jalan hingga terguling ke arah berlawanan.
Berdasarkan informasi, angkot bernopol kuning BG 1880 IV bernomor lambung 041 yang dikendarai Dani (23), warga Jalan Politeknik Unsri, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, melaju dari arah Pahlawan menuju Pasar KM5. Warga melihat pengendara angkot tersebut sudah ugal-ugalan dan menyalip dengan tidak aman dari depan Pahlawan.
“Kayaknya sopir mabuk. Pas di flyover, mungkin karena ngebut jadi tidak terkendali makanya nabrak median. Angkotnya terbang, terus terguling di arah berlawanan. Saya dekati, sopirnya lari ke arah RRI,” ujar Riswan (32), saksi mata di lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian ini karena kondisi angkot sedang tidak berpenumpang. Saat kejadian pun angkot hanya menabrak median dan tidak menabrak kendaraan lainnya.
Kejadian tersebut menyebabkan kemacetan yang cukup panjang selama 30 menit akibat mobil terguling dan warga yang memberhentikan kendaraannya karena hendak menonton.
Di dalam angkot ditemukan fotokopi STNK kendaraan tersebut dengan pemiliknya atas nama Koperasi Organda Kota Palembang.
Sementara Kasat Lantas Polresta Palembang melalui Kanit Laka Merry Agustina berujar, akibat kecelakaan tersebut angkot mengalami kerusakan bodi depan dan kiri penyok dan spion kanan patah.
“Sopir dan angkot sudah kami amankan di Pos Laka 602 Pakjo,” ujarnya.
Peti Kemas Tersangkut
Sementara itu di tempat lain, truk pembawa peti kemas yang melaju dari arah Macan Lindungan ke arah simpang Keramasan Kertapati Palembang tersangkut di pangkal Jembatan Musi 2 Palembang, Senin (13/11) siang.
Diduga truk ini tidak kuat membawa beban di dalam kontainer sehingga tidak dapat naik ke tanjakan yang ada di Jembatan Musi 2 Palembang.
Akibatnya, truk pembawa peti kemas yang melaju dari arah simpang Macan Lindungan mundur dan bagian belakang menabrak pagar pembatas jembatan.
Ban belakang truk tersangkut di pembatas jembatan hingga membuat truk menjadi terhenti. Sedangkan, ban depan terangkat hingga membuat truk menjungkit. Peti kemas yang ada di atas truk juga terlihat bergeser dari posisinya. Namun, beruntung peti kemas tersebut tidak terjatuh.
“Tadi jalannya pelan, tiba-tiba mundur mobilnya. Seperti hilang kendali, lalu menabrak pagar pembatas,” ujar Rozi pemilik warung kaki lima yang ada di dekat jembatan.
Akibat kejadian ini, tidak hanya membuat kondisi jalan mengarah ke Simpang Keramasan Kertapati. Selain itu, dari pihak kepolisian juga dilakukan pemasangan garis polisi untuk mengamankan lokasi kejadian.
“Sopirnya tadi sudah pergi dibawa polisi. Tidak tahu dibawa kemana,” ujarnya. (tra)











