Anggota Dewan OKU Tulis Soal Buruknya Pelayanan RSUD Baturaja di Medsos, Direkturnya Bilang Begini..

Kamis, 28 September 2017
Ilustrasi

Baturaja, Sumselupdate.com – Mulawarman, salah satu anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menumpahkan kekecewaanya terhadap pelayanan Rumah Sakit Dr Ibnu Sutowo Baturaja kepada para pasien yang dituangkan dalam tulisan dan gambar suasana rumah sakit disesaki pasien dalam akun Facebook miliknya bernama Mulawarman Dprd Oku.

“MEMPRIHATINKAN….Jadi perhatian serius….1 ranjang ada 2 pasien…..NASIP MASYARAKAT JELATA…yang sudah ditampung di RSUD SUTOWO BTA….BERBAGAI ALASAN YANG MUNCUL….LALU APA YANG TERJADI BILA TIDAK DIBENAHI,” tulis Mulawarman.

Read More

Status yang di-posting tertanggal 24 September 2017 dilengkapi foto tersebut mendapat berbagai macam tanggapan dari netizen, khususnya kaum ibu-ibu, seperti akun Maryani Ani yang mengomentari postingan Mulawarman mengatakan “kalu tambah banyak penyakitnye…lju nular kiri kanan…petaka…uyyyy (bakal tambah banyak penyakitnya…nanti menular kiri-kanan….petaka ),” tulis Maryani.

Komentar Maryani Ani kemudian ditanggapi oleh Mulawarman yang mengatakan jika meminta penjelasan dengan pihak rumah sakit maka akan ada perdebatan antara pihak rumah sakit dan yang meminta penjelasan dan Mulawarman juga memastikan jika pihak rumah sakit akan membenarkan kinerjanya sendiri sambil diujung komentar menuliskan sudah kiamat

“@Maryani kalau kita minta penjelasan dengan pihak rumah sakit yg bersangkutan tentang ini N perbedaan pendapat…pasti bener galo menurut pihak rumah sakit…LAH KIAMAT” (kalau kita meminta penjelasan pihak rumah sakit yang bersangkutan tentang ini dan perbedaan pendapat…pasti benar semua menurut pihak rumah sakit…SUDAH KIAMAT),” balas Mulawarman.

Mulawarman saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan jika dirinya prihatin melihat kondisi pasien yang satu ranjang dua orang. Kata dia pihak pemerintah harus lebih serius. Jika memang kekurangan bangunan harus ada penambahan, karena sudah memprihatinkan.

Postingan Mulawarman di Facebook terkait pelayanan RSUD Ibnu Sutowo.

“Saya saat itu membesuk keluarga yang mengadu jika ruangan anak penuh dan sumpek, namun saat saya tanya masalah obat keluarga saya mengatakan obat masih lancar, saat saya memang benar, dalam ruangan semestinya ada dua pasien karena ada dua ranjang, nah ini diisi orang enam,” kata dia, Kamis (28/9/2017).

Sementara itu, Direktur RSUD Ibnu Sutowo dr Rina saat dihubungi nomor telepon genggamnya di nomor 081271447*** tidak bisa dihubungi.

Namun di dalam postingan Mulawarman, Dirut RSUD dalam akun nya mengatakan jika keadaan rumah sakit saat itu sedang penuh khususnya ruang rawat inap anak, namun karena pihak rumah sakit tidak boleh menolak pasien sedangkan pasien terus menerus berdatangan dengan terpaksa pihaknya harus mengambil kebijakan tersebut.

“Bapak anggota DPRD yang terhormat…perlu bapak ketahui RSUD tidak bisa menolak pasien….harus nya bapak bangga dalam keadaan yg sdh full kami masih mau menampung pasien meskipun kondisi nya harus demikian…klo bukan kami yg menampung pasien tidak mampu apakah bapak punya solusi nya…kita tidak bicara masalah anggaran…ada baik nya bapak lebih bijak dalam menilai dan saya selaku direktur rs mengundang bapak untuk melihat kembali sistem kami….apakah bapak paham kami tidak boleh menolak pasien….jadi selama pasien tersebut mau menerima kondisi rs yg penuh maka kami akan tetap melayani semampu kami…tapi jika bapak tidak berkenan…apakah kami boleh menolak pasien sehingga tidak perlu berbagi tempat tidur…terima kasih,” tulis dr Rina. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts