PALI, Sumselupdate.com – Sebanyak 33 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang yang akan bertugas saat upacara peringatan HUT RI 17 Agustus mendatang di Kabupaten PALI sudah mulai di karantina untuk menjalani beberapa latihan.
Para anggota Paskibra mulai melakukan pelatihan rutin dan di karantina mulai 1-16 Agustus mendatang, dengan pengawasan dari pelatih dan instruktur yang terdiri dari TNI, Polri serta mantan anggota Paskibra 2016.
Dari keterangan Drs. Darmawi, MSi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten PALI menjelaskan bahwa hal ini dilakukan untuk mematangkan kesiapan pasukan pengibar bendera.
“Anggota Paskibraka ini hasil seleksi yang sudah di mulai beberapa bulan lalu, mulai dari kecamatan-kecamatan di sekolah tingkat menengah atas. Kita karantina selama 16 hari untuk mempersiapkan pada 17 Agustus nanti,” ungkapnya.
Beberapa latihan akan dijalani seluruh anggota Paskibraka, oleh sebab itu pihak Dispora mendatangkan pelatih dari TNI dan Polri dalam hal ini diwakili dari Koramil Pendopo dan Polsek Talang Ubi serta dari Korps Brimob.
“Latihan fisik, baris berbaris serta kedisplinan serta pembekalan pengetahuan yang bakal diterima seluruh anggota Paskibraka, agar pada waktunya nanti tidak ada kendala lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Bripda Janita Herdiyanti salahsatu pelatih Paskibraka berasal dari anggota Polsek Talang Ubi mengaku dirinya telah dua kali dipinta Pemkab PALI melalui Dispora untuk membina pasukan pengibar bendera pusaka.
“Kita awali beri latihan dasar, dengan olahraga untuk melatih fisik. Lokasi latihan kita pusatkan di lapangan Gelora Nopember komplek Pertamina Pendopo dimana nantinya lokasi ini dipakai Pemkab PALI melaksanakan upacara peringatan HUT RI,jadi nantinya seluruh anggota Paskibraka mengenal lokasi. Pembekalan pengetahuan juga diberikan serta intinya cara mengibarkan bendera pusaka yang benar. Mereka anggota Paskibraka selama dikarantina bakal digembleng agar pada pelaksanaannya nanti bisa berjalan lancar,” bebernya. (adj)











