PALI, Sumselupdate.com – Memasuki musim kemarau dan khawatir akan ancaman bahaya kebakaran. masyarakat Kecamatan Abab, Kebupaten PALI mendesak pemerintah menyediakan kendaraan pemadam kebakaran (damkar) diletakan di kecamatan.
Hal itu tidak lain adalah buntut dari terbakarnya rumah milik almarhum Supar Muhamad, yang ditunggu oleh anaknya Eko (27), di Kampung III, Desa Betung Selatan, Kecamatan Abab, pada Senin (31/7/2017).
Informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali muncul dari lantai dua rumah milik korban yang langsung merambat ke bagian atap rumah, hingga membuat kobaran asap hitam langsung mengepul tebal menjunjung tinggi ke atas rumah tersebut.
Warga setempat yang mengetahui kebakaran tersebut, tidak bisa berbuat apa-apa karena kobaran api langsung membesar dan menyantap bagian lantai dua rumah yang sebagian besar bangunanya terbuat dari kayu. Beruntung kendaraan damkar Pemda PALI keburu datang.
Sehingga, api tidak menyambar rumah tetangga yang berada di sekeliling rumah tersebut. Namun, seluruh bagian rumah milik korban tidak terselamatkan, karena kendaraan damkar tiba di lokasi kejadian keadaan api sudah kenyang menyantap rumah tersebut.
Menurut Muhammad Budi Khoiru, salah satu warga setempat mengatakan, bahwa kobaran api hanya sekejap saja menghanguskan rumah korban tersebut. Namun, dirinya meminta pemerintah untuk bisa secepatnya meletakan kendaraan damkar di setiap kecamatan.
“Kami minta pemerintah daerah bisa mempertimbangkan, untuk bisa meletakan kendaraan pemdam kebakaran di setiap kecematan. Karena kalau terlambat seperti ini terus bisa habis terus rumah warga kalau terjadi kebakaran,” ujarnya.
Sementara, Kapolsek Penukal Abab AKP Denni NS membenarkan kejadian tersebut dan anggotanya sendiri telah mendatanggi lokasi kejadian serta melakukan oleh TKP, untuk saat ini pihaknya sedang melakukan proses penyelidikan.
“Kita sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Penyebabnya sendiri sedang dilakukan penyelidikan. Dugaan sementara, akibat arus pendek listrik. Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, karena korban langsung keluar rumah saat api terlihat,” jelasnya. (adj)











