Muarabeliti, Sumselupdate.com – Sedikitnya ada 21 dari 72 kepala desa (kades) tak mengikuti tes urine yang dilaksanakan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Musi Rawas (Mura).
Bahkan dari jumlah tersebut 13 diantaranya kabur tidak mau mengikuti tes urine. Kaburnya 13 kades tersebut patut dipertanyakan memang pengguna atau ada indikasi lain.
Sekretaris BNK Mura, Hendra Amoer, mengakui, untuk tes lanjutan ada 72 yang diundang untuk mengikuti tes urine.
Tapi dari jumlah tersebut 21 diantaranya tidak ikut tes urine. Dari jumlah tersebut 8 diantaranya tidak hadir dari awal, sedangkan untuk 13 lainnya memang melarikan diri saat akan dilakukan tes urine.
“Kita tidak mengetahui mengapa mereka melarikan diri tidak mau mengikuti tes urine,” jelasnya.
Mengenai nama-nama kades yang tidak mau mengikuti tes urine tak etis kalau diumumkan ke publik.
Terpisah Sekda Mura, Isbandy Arsyad, mengatakan apabila ada kades yang tidak mau mengikuti tes urine akan dilakukan penjadwalan ulang.
Kapan pelaksanaan tes urine ulang menunggu hasil laporan dari BNK Mura.
“Mengenai jadwal ulang tes urine menunggu hasil dari BNK,” jelasnya.
Dia meneruskan kalau masih ada yang tidak mau, langkah tegas diambil dengan melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian.
“Kita akan koordinasi dengan aparat penegak hukum. Mengapa kades tidak mau tes urine,” pungkasnya. (ain)











