Palembang, Sumselupdate.com – Ikon Kota Palembang, Jembatan Ampera bakal ditutup selama pelaksanaan shalat Ied yang rencananya jatuh pada Minggu, 25 Juni 2017.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jembatan Ampera bakal ditutup selama tiga jam saat shalat Ied,” tutur Kadishub Kota Palembang, Kurniawan melalui Kabid Wasdalops (Pengawasan pengendalian dan Operasional) Dishub Palembang, Marta Edison, Kamis (22/6/2017).
Penutupan jembatan selama tiga jam tersebut, dilaksanakan mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00 atau hingga pelaksanaan shalat Ied selesai.
“Jembatan Ampera ini ditutup karena biasanya juga digunakan masyarakat untuk shalat Ied,” sambungnya.
Kendati demikian, untuk imbauan dan keterangan resmi, pihaknya masih menunggu surat resmi dari pihak Polresta Palembang.
“Kami masih menunggu surat dari Polresta Palembang, kami siap memasang kun penutupnya,” lanjutnya.
Masih kata Marta, selama pelaksanaan shalat Ied, pihaknya pun bakal menyiapkan beberapa kantung parkir seperti di Jalan Jenderal Sudirman, di Taman Nusa Indah (bawah jembatan Ampera –red), di kawasan 7 Ulu, di Monpera, dan di kawasan BKB. “Untuk Parkir kami pastikan aman,” tegasnya.
Selama pelaksanaan shalat Ied sendiri, pihaknya juga bakal menurunkan sekitar 100 personel yang dibagi ke beberapa titik pelaksanaan ibadah shalat Ied. “Paling banyak disebar di Masjid Agung,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Yudha Widyatama Nugraha mengaku saat ini pihaknya masih melakukan penyusunan rekayasa penutupan Jembatan Ampera.
“H-2 atau H-1 sudah kami sosialisasikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu pula, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan takbiran dengan cara konvoi di mobil bak-bak terbuka yang dapat membahayakan.
“Untuk konvoi takbiran, juga diimbau untuk tidak dilakukan di Jalan Protokol, dan diimbau dilakukan di kecamatan masing-masing,” jelasnya.
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB didampingi jajaran Polresta Palembang kemarin melakukan pemantauan dan kunjungan untuk mengecek Pos-pos yang ada dan tersebar di metropolis.
Dalam kesempatan itu pula, pihaknya memberikan bantuan berupa bingkisan dan minuman untuk menunjang kinerja serta operasional para petugas.
“Kita menunjau kemacetan jalur dan kesiapan personil dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tuturnya.
Dirinya pun mengaku untuk arus lalu-lintas di lintas Kabupaten menuju kearah Banyuasin belum terlalu padat dan masih normal.
Di simpang Nilakandi, Kertapati juga masih belum terjadi peningkatan volume kendaraan. (tra)











