PALI, Sumselupdate.com – Meski bulan suci Ramadhan masih lama, harga daging ayam sepertinya mulai merangkak naik. Seperti yang terjadi di Pasar Tradisional Pasarbaru Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang (PALI).
Informasi yang dihimpun sumselupdate.com dari Pasarbaru Pendopo, sudah tiga hari ini harga daging ayam menginjak diangka Rp 30.000,- s.d Rp 35.000,- per kilo. Padahal sebelumnya, harga satu kilogram daging ayam hanya Rp. 26.000,-.
Kondisi seperti ini membuat sebagian warga Pendopo mengeluh. Seperti yang disampaikan oleh Lela (50) warga kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi.
Menurutnya, kalau hari ini sudah mulai naik, bagaimana ketika bulan Ramadhan nanti.
“Iyo dek, sekarang bae sudah naek, apolagi pas bulan puaso agek,” keluh ibu tiga orang anak ini, Jumat (13/5).
Senada juga diungkapkan oleh Maria (39) warga Handayani Mulya. Perempuan yang memiliki usaha warung makan tersebut menjadi bingung, lantaran harga daging ayam yang mulai naik.
“Nak dinaiki hargo makannyo, kasian samo pembeli yang kebanyakan para Tenaga Kerja Sukarelawan (TKS) di lingkungan Pemkab PALI. Kalau tidak dinaikke, kami yang tidak untung,” ujar Maria ketika dijumpai sumselupdate.com di warungnya.
Terpisah, Ari Wibowo pemerhati sosial di Pendopo menuturkan jika naiknya harga daging ayam tersebut lebih disebabkan karena faktor pemintaan konsumen yang meningkat akhir-akhir ini.
“Sekarang kita memasuki bulan Ruwah, yang mana dalam adatnya kaum muslim memiliki kebiasaan untuk mengadakan sedekahan. Bayangkan jika satu malam ada tiga sampai 10 warga di Pendopo yang sedekah ruwah, sudah pasti kebutuhan akan daging ayam meningkat. Atas faktor inilah, saya rasa kenapa daging meroket,” jelas alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universita Sriwijaya.
Kondisi ini, lanjut Ari harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten PALI mengingat tidak lama lagi akan masuk Bulan Ramadhan.
“Pemda PALI harus segera melakukan operasi pasar atau sidak. Untuk mencari solusi dimana titik awalnya daging ayam bisa naik. Selain itu, pemda PALI juga bisa melakukan pasar murah. Sehingga, memasuki bulan Puasa warga Pendopo bisa menikmati harga sembako dan harga komuditas yang lain murah dan terjangkau,” pungkas Ari. (adj)











