Baturaja, sumselupdate.com – Pembagian Kartu Keluarga Sejahtera ( KKS) di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.
Salah satu warga Rs Holindo kelurahan Baturaja permai kecamatan Baturaja Timur, inisial Latif siang, Kamis (12/5) menuturkan, jika mertuanya tidak ada dalam data penerima kartu tersebut. Padahal, 2014 silam, mertuanya menjadi salah satu pemegang kartu untuk mencairkan bantuan dari pemerintah pusat. Tidak ada data dalam penerimaan itu, diketahuinya saat tetangganya menerima KKS, namun dirinya justru tidak ada dalam data penerima.” Bingung mertua saya. Karena, setelah dicek namanya tidak ada.” Terangnya.
Perlu diketahui, penerima KKS tahun ini terjadi pengurangan dari jumlah pemegang KPS 2014 silam. Hal ini diketahui setelah Portal ini mengkonfirmasi ke Dinas Sosial Kabupaten OKU. Plt Kepala dinas Sosial, Dedi Junaidi S.Sos melalui kabid Bantuan Jaminan Sosial (Banjamsos), Saidina Hamzah, menjelaskan, untuk penerima KKS di OKU hanya 12.753 orang. ” Jumlah ini ada pengurangan 905 KK dari data penerima KPS 2014 sebanyak 13.618orang.” Terangnya.
Tidak diketahui apa penyebab pengurangan itu. Namun, dirinya meminta kepada warga yang tidak bisa menerima KKS agar melaporkan ke pusat.” Pelaporannya melalui jalur online”. Pungkasnya
Diketahui KKS merupakan program dari Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) sebagai pengganti Kartu Perlindungan Sosial (KPS) berwarna Gold yang dibagikan 2014 silam. Namun, pembagiannya dinilai tidak tepat sasaran.(yan)











