Palembang, Sumselupdate.com – Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI Prof Dr Ir I Gede Pitana M.Sc menilai Sumsel memiliki banyak potensi pariwisata yang harus dikembangkan.
“Secara keseluruhan pariwisata di Sumsel ini lemah dari sisi promosi. Kalau saya hitung tadi ada 55 destinasi. Tapi, jangankan orang luar, kita sendiri saja tidak tahu ternyata ada air terjun bagus di daerah OKU,” kata Gede Pitana, usai peresmian Kampung Wisata Al-Munawar, di kawasan 13 Ulu Palembang, Sabtu (11/2).
Sebab menurutnya, bukan hanya Kampung Al-Munawar dan Sungai Musi serta Pulau Kemaro saja yang belum bisa terpromosi ke dunia luar. “Sekali lagi, potensi wisata Sumsel ini banyak dan unik, tapi promosi yang masih kurang,” tegasnya.
Serta, ia melanjutkan, untuk promosi membutuhkan sumber daya manusia terlatih dan tidak bisa diajarkan dalam waktu singkat. Atas dasar itulah Kementerian Pariwisata membuat Politeknik Pariwisata di Palembang.
“Memang, pada level mikro seperti Kampung Wisata Al-Munawar ini sudah cukup bagus. Tapi saya belum melihat langsung, apakah kamar-kamar sudah standar dan memenuhi syarat,” paparnya.
Sebab menurutnya, walau bukan hotel berbintang, bentuk home stay juga harus memenuhi syarat-syarat, seperti kebersihan, keamanan, kenyamanan.
Serta ia menilai, faktor anggaran tidak bisa menjadi alasan, karena untuk pariwisata itu tidak bisa dikatakan ada anggaran yang ideal. Karena, pariwisata sebuah sistem yang tidak bisa berdiri sendiri.
Walaupun anggarannya kecil, tapi kalau pembangunan infrastruktur nya diarahkan untuk menuju ke lokasi pariwisata, justru tidak jadi masalah.
“Seperti Danau Toba, anggarannya kecil, tapi jalan tol yang dibuat ke sana itu menggunakan anggaran PU. Artinya, jangan lihat anggaran dinas nya, tapi lihat apakah anggaran itu sudah diarahkan ke pariwisata atau belum,” tandasnya. (ery)











