Puluhan Keluarga Korban Istri yang Tewas Dibacok Suami Serbu Polsek Rawas Ulu

Jumat, 22 April 2016
Puluhan Keluarga Korban saat datangi Polsek Rawas Ulu

Muratara, Sumselupdate.com – Puluhan keluarga korban pembunuhan kasus istri dihabisi suami, menyerbu Polsek Rawas Ulu. Para keluarga korban mendesak pihak kepolisian agar sesegera mungkin menangkap pelaku.

“Kami datang ingin mempertanyakan kepada pihak kepolisian mengapa hingga saat ini pelaku belum juga ditangkap dan kami mendesak dalam waktu dekat pihak kepolisian dapat menangkap pelaku,” desak H. Sahairi wak dari korban, kemarin.

Dilanjutkannya ia dan keluarga lain meminta keadilan, sebab kematian korban sangat tragis dan seperti membunuh binatang saja. “Kami meminta keadilan dan juga pihak kepolisian jangan hanya diam saja. Kami ingin pelaku dihukum seberat-beratnya,” pintahnya.

Ia menegaskan jika pihak kepolisian tidak menangkap pelaku dalam waktu dekat, mereka akan melakukan tindakan sendiri.

“Tidak mungkin kami hanya berdiam diri dan jika pihak kepolisian tidak bisa menangkap pelaku biar kami yang menangkapnya. Nyawa harus dibayar dengan nyawa dan darah harus dibayar dengan darah,” tegasnya.

Diceritakannya pembunuhan itu diakibatkan pelaku itu sakau shabu dan bukan cekcok mulut dengan korban. Bahkan korban itu sedang main handphone di warung dan tiba-tiba saja pelaku itu membacoknya dari belakang.

“Bukan cekcok mulut, namun pelaku itu sakau sabu hingga marah langsung membacok korban yang sedang asyik maenkan handphone,” bebernya.

Wakil Bupati H Devi Suhartoni mendesak pihak kepolisian agar menangkap pelaku dan jangan sampai nantinya pihak keluarga korban main hakim sendiri.

“Menangkap pelaku pembunuhan itu adalah tangung jawab pihak kepolisian dan jangan sampai terkesan hanya diam saja tanpa ada usaha sedikit pun,” katanya tidak lain masih keluarga korban.

Sebelumnya,  Fatma (21) warga Desa Pangkalan, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara tewas terbunuh diduga karena cekcok mulut, hingga sang suami Can (26) warga yang sama tega membacok dengan parang hingga tewas. Kejadian tersebut Minggu (17/4) sekitar pukul 13. 30.

Akibat bacokan yang membabi buta dilakukan sang suami, sehingga korban menderita luka bacok di kepala bagian belakang, badan bagian belakang dan putus jari tengah sebelah kiri. (Ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts