Palembang, Sumselupdate.com – Momentum hari Kartini 21 April 2016 dimanfaatkan KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memfasilitasi kunjungan siswa dan siswi MAN 1 Palembang. Kunjungan yang dipusatkan di Rumah Pintar Pemilu Sriwijaya yang berada dalam kantor KPU Sumsel , Kamis (21/4) acara ini diisi dengan paparan sosialisasi tugas penyelenggara dalam Pilkada dan Pemilu yang dilanjutkan dengan menonton sejarah pemilu di studio mini atau ruang audio visual serta simulasi pemilu dan pilkada.
Komisioner KPU Provinsi Sumsel divisi Sosialisasi Ahmad Naafi kepada wartawan di sela-sela simulasi mengatakan momentum hari Kartini 21 April 2016, KPU Sumsel mendapat suatu kehormatan dari siswa/i MAN 1 Palembang yang ingin menggali lebih dalam tentang kepemiluan dan demokrasi sehingga segenap komisioner dan sekretariat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kunjungan ini dengan mengaitkanya dengan mementum hari Kartini.
Menurut mantan jurnalis ini inisiatif menggunakan kebaya bagi staf sekretariat dan komisioner Liza Lizuarni adalah kesadaran sendiri tanpa diperintahkan oleh Ketua atau Sekretaris KPU Sumsel.
Menurut Naafi pencitraan pahlawan RA Kartini tidak hanya melekat pada kebaya yang dikenakan oleh komisioner dan staf sekretariat namun kepada makna perjuangannya mengangkat derajat kaum perempuan dengan kesulitan dan belenggu yang dirasakan kaum perempuan lebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna mendatangi kaum perempuan.
“Tentu tidak hanya sebatas kebaya namun bagaimana perjuangannya mengangkat derajat kaum perempuan dan dibuktikan oleh kaum perempuan di lingkungan KPU yang mampu bekerja menjalankan tugas sebagai penyelenggaran dan mampu melayani publik termasuk kunjungan siswa pada hari ini,” jelas Naafi.
Kunjungan siswa-siswi MAN 1 Palembang ini didahului dengan paparan singkat komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis, Liza Lizuarni yang mengupas sistem pemilu Indonesia dan tugas serta wewenang penyelenggara.acara dibuka ketua KPU Sumsel H Aspahani yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan pemilih dan sistem pemilu di Indonesia karena menyangkut masa depan bangsa Indonesia. (erk)











