PALI, Sumselupdate.com – Sudah empat bulan belum menerima gaji, membuat para Tenaga Kerja Sukarelawan (TKS) di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resah. Bahkan, kondisi seperti ini membuat sebagian TKS merasa stress karena pekerjaan yang tidak ada habisnya, namun hak mereka belum ditunaikan.
Informasi yang dihimpun sumselupdate, terhitung sejak bulan Januari s.d April ini, ribuan TKS yang bekerja belum mendapatkan haknya.
“Iyo kak, sudah empat bulan ini kami belum gajian. Dak tahu ngapo biso terulang lagi lambat gajian cak ini. Yo cak mano lagi kak, kami dak biso apo-apo,” keluh Hengki, TKS di salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab PALI, Rabu (20/4).
Meski begitu, dirinya tetap memaksimalkan tugasnya ketika dia bekerja.
“Kami tetap bekerja kak, meski sudah empat bulan ini kami belum gajian. Semoga bae biso cair dalam waktu dekat ini,” harapnya.
Senada, salah satu TKS di SKPD Pemkab PALI ini juga mengeluhkan hal yang sama. Bahkan, sumber sumselupdate.com yang tidak ingin namanya dipublikasikan ini terpaksa berhutang untuk membeli kebutuhan rumah tangganya.
“Iyo dek, aku ini sudah empat bulan belum gajian. Susu anak aku habis duet dak katek. Aku dak tahu lagi nak minjem samo siapo. Pening palak aku dek,” keluh ibu satu anak ini.
Dirinya berharap dalam waktu dekat ini upah hak mereka bisa segera cair.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten PALI Yukhairudin, SE mengaku bahwa soal gaji TKS ini masuk dalam bidang Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD).
“Itu wilayah DPPKAD. TKS di BKD saja belum gajian,” tuturnya kepada media ini, Rabu (20/4). (adj)











