Batruaja, Sumselupdate.com – Dinas Pendidikan (Disdik) OKU sangat menyesalkan masih banyak pelajar yang kerap membolos, bahkan ada yang membawa senjata tajam setelah terjaring razia oleh pihak kepolisian dan Satpol PP OKU, Selasa (17/1/2017).
Kepala Dinas Pendidikan OKU H Akhmad Tarmizi mengatakan padahal pihaknya melalui masing-masing sekolah sudah sering mengingatkan semua pelajar untuk tidak melanggar aturan di sekolah.
Apalagi sampai membolos dan membawa senjata tajam ke sekolah. Atas kejadian ini, pihaknya berharap para orang tua dan masyarakat untuk dapat ikut mengawasi, sehingga kejadian ini tidak terulang.
“Tentunya kami sangat menyesali atas masih banyaknya pelajar membolos di jam sekolah, bahkan sampai membawa senjata tajam,” ujarnya.
“Kami juga minta peran orang tua dan masyarakat dapat lebih aktif dalam mengawasi anak-anaknya, termasuk juga peran LSM dan media,” tambahnya.
Hari ini puluhan pelajar SMA dan SMP di Kabupaten OKU terpaksa diamankan petugas, lantaran kedapatan membolos ke sejumlah warnet untuk bermain game. Bahkan ada beberapa pelajar SMP kedapatan tengah menonton film porno.
Selain itu, ada yang kedapatan tengah nongkrong di belakang GOR Baturaja serta warung atau kantin yang berada di dekat sekolah sambil bermain gaple. Salah satu di antara mereka kedapatan membawa sebilah senjata tajam di bawah jok motor.
Dari razia untuk mencegah agar tidak ada aksi tawuran di Baturaja yang beberapa pekan terakhir sering terjadi. Terdapat sebanyak 44 pelajar SMP dan SMA diamankan, karena kedapatan bolos dari sekolah.
Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan Sik MPP melalui Kepala SPKT Ipda Charlie yang memimpin razia mengatakan razia dilakukan di beberapa lokasi, seperti warnet, warung/kantin, termasuk lokasi lain yang kerap dijadikan sebagai tempat pelajar membolos.
Selain itu dirinya menambahkan salah satu pelajar kelas X berinisial MU (17), tertangkap tangan membawa sebilah pisau. “Ada satu pelajar bawa sajam yang kita temukan di bawah jok motor yang dibawanya,” terangnya. (yan)











