39 Perwira TNI yang Akan Naik Pangkat Dites Jasmani

Kamis, 19 Mei 2016
Perwira TNI yang hendak naik pangkat dites berenang.

Palembang, Sumselupdate.com –Sebanyak 39 perwira dari satuan jajaran Kodam II Sriwijaya yang akan naik pangkat periode 1 Oktober 2016, dites kesegaran jasmani di Lapangan Jasdam II/Swj Km 9 Palembang, Kamis (19/5).

Para perwira yang naik pangkat tersebut terdiri dari 22 Perwira Pertama (Pama) yang akan naik pangkat dari Kapten ke Mayor dan 17 Perwira Menengah (Pamen) yang akan naik pangkat dari Mayor ke Letnan Kolonel.

Read More

Tes kesegaran jasmani yang dilaksanakan para Pama dan Pamen dilaksanakan selama dua hari mulai 18 sampai 19 Mei 2016, meliputi tes Samapta A yakni lari sejauh 3.200 meter.

Kemudian, Samapta B yang meliputi pul ups, sit up, push up, dan shuttle run. Selain itu, juga dilaksanakan tes renang militer sejauh 50 meter gaya dada bertempat di Kolam Renang Balaputra Dewa di Markas Yonif 200/Raider, Gandus Palembang.

Sejumlah perwira TNI mengikuti olahraga lari sebagai salah satu langkah tes jasmani.
Sejumlah perwira TNI mengikuti olahraga lari sebagai salah satu langkah tes jasmani.

Sebelum dilaksanakan tes kesegaran Jasmani, terlebih dahulu seluruh perwira harus melakukan tensi.

Bagi perwira yang tensinya normal dan memenuhi syarat, dapat melanjutkan tes kesegaran jasmani, sedangkan yang tensinya belum normal, tes akan dilaksanakan hari berikutnya.

Aspers Kasdam II/Swj Kolonel Inf Lilik Sudaryani, Kajasdam II/Swj Kolonel Inf Era Hernanto dan sejumlah pejabat Kodam II/Swj lainnya juga ikut meninjau dan melihat secara langsung pelaksanaan tes kesamaptaan ini.

Sementara itu, Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar menjelaskan bahwa tes kesamaptaan jasmani dan ketangkasan renang militer ini merupakan syarat mutlak bagi seluruh prajurit Kodam II/Swj, baik golongan Tamtama, Bintara, dan Perwira Pamen yang usul kenaikan pangkat (UKP).

“Setiap prajurit juga wajib mengikuti tes kesemaptaan jasmani secara periodik, setahun dua kali. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik prajurit sekaligus untuk mengukur kemampuan kesamaptaan prajurit secara berkala”, ujar Kolonel Syaepul. (ril/ery)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts