‘Warning’, Curah Hujan Tembus 300-350 mm Waspada Cuaca Ekstrim

dokumentasi.

Palembang, Sumselupdate.com – Fenomena La Nina disebut melatarbelakangi meningkatnya curah hujan beberapa pekan terakhir. Intensitas hujan lebat ini harus terus diwaspadai mengingat bisa saja terjadi banjir atau bencana lainnya.

Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) SMB 2 Palembang, Sinta Andayani menjelaskan, pada bulan Desember curah hujan rata-rata bisa mencapai 300-350 mm/bulan.

Bacaan Lainnya

Secara umum untuk bulan Desember hingga awal Januari merupakan puncak hujan. Dimana maksudnya secara statistik jumlah curah hujan terbanyak adalah di bulan Desember.

“Jadi memang potensi terjadi hujan cukup besar. Disamping itu angin muson Asia (musim barat) sudah dominan aktif yang membawa banyak uap air,” katanya, Senin (28/12/2020).

Beberapa hari ini wilayah Sumsel juga terdapat daerah konvergensi yang merupakan tempat pertemuan massa udara. La Nina juga ikut menambah uap air di udara.

“Karena itu perlu waspada potensi cuaca ekstrim dalam beberapa hari ke depan dan potensi bencana hidrometeorologi (banjir dan longsor) yang mungkin bisa terjadi. Prakiraan di bulan Desember hingga Januari ini Untuk wilayah potensi merata curah hujan terjadi di seluruh Sumsel,” katanya.

Sementara itu, Kasi Observasi dan Informasi BMKG Statsiun Kenten, Nandang mengatakan bahwa Puncak Musim Hujan 2020 – 2021 Wilayah Sumatera Selatan adalah pada Bulan Desember, Januari dan Maret 2021.

Berdasarkan Analisa Tim BMKG Pusat terkait Efek La-nina di Indonesia, La Nina Terjadi di Laut Pasifik Bagian Tengah ke timur sehingga diperkirakan Yang Terdampak peningkatan Curah Hujan sebesar Kurang lebih 40 persen adalah Wilayah Indonesia Bagian Timur dan Barat, sedang kan Dampak La Nina untuk Wilayah Indonesia Bagian Barat khususnya Sumsel diperkirakan tidak terlalu berdampak.

“Meski begitu diperkirakan dampak  La Nina untuk Wilayah Sumbagsel diperkirakan hanya terjadi peningkatan CH bulanan sebesar 10 – 20 persen, untuk itu kami harap massyarakat Wilayah Sumsel Tetap mewaspadai terhadap Potensi kebencanaan Hidrometeorologi seperti Genangan Air dan labilitas tanah, angin kencang dan petir serta Kebencanaan lainya Saat Musim Hujan Berlangsung sampai Bulan April 2021,” katanya.

“Terutama Waspada pada saat Puncak Musim Hujan yang diperkirakan Bulan Desember, Januari dan Maret,” tambahnya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.