Tuntut Pembangunan AKN, Warga Blokade Jalinsum

Aksi demo

Muratara, Sumselupdate.com – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Peduli Muratara (HP2M) menggelar demonstrasi dengan memblokade jalan lintas Sumatera (Jalinsum).

Aksi demonstrasi itu dilakukan menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara tidak membatalkan Pembangunan Universitas Akademi Komunitas Negeri (AKN) yang rencananya dibangun di wilayah Desa Noman, Kecamatan Rupit.

Bacaan Lainnya

Apalagi masyarakat sudah menghibahkan sembilan hektar tanah untuk pembangunan AKN. Walaupun tidak melumpuhkan jalinsum massa manahan puluhan mobil dinas yang melintas.

Menurut koordinator aksi, Sul, mereka melakukan aksi demonstrasi ini menuntut kepada pemerintah supaya tidak membatalkan Pembangunan AKN di wilayah Desa Noman. Karena masyarakat sudah menghibahkan sembilan  hektar tanah untuk pembangunan AKN tersebut.

‎”Terus terang masyarakat marah kalau pembangunan AKN dibatalkan. Makanya dalam demonstrasi tersebut kami menahan puluhan mobil dinas, sebelum ada penyelesaian dari pemerintah,” tegasnya.

Belum lama massa menggelar demo, ‎ Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni didampingi Ketua DPRD Muratara, Efriansyah menemui tokoh agama dan masyarakat yang ikut demo.

Dalam kesempatan itu, Wabup, Devi Suhartoni, menjelaskan kepada seluruh tokoh Pemuda, Masyarakat dan Agama bahwa pemerintah daerah tidak membatalkan pembangunan AKN di desa Noman. Namun pemerintah Muratara meminta Badan Pengawas Keuangan (BPK) mentelaah Dana Anggaran yang akan di pergunakan untuk pembangunan AKN.

“Sebab dana yang telah dianggarkan untuk pembangunan AKN cukup besar hampir Rp11 miliar. Oleh karena itu bupati, sekda, dan Kepala Dinas Pendidikan mengadakan rapat konsultasi terkait pembangunan AKN tersebut,” jelasnya.

Untuk itu ia meminta kepada massa yang melakukan aksi demo damai pada hari ini supaya dapat membuka Jalinsum. Karena jika ada orang lain yang disandera akan menjadi sorotan nasional.

“Bukalah supaya aktivitas jalinsum tidak terhambat dan para penguna jasa jalan dapat sampai ke tujuan, tuntutan yang kalian minta akan kami turuti karena AKN bukan milik orang Noman saja namun milik kita orang Muratara” tegasnya.

Hal senada dikatakan Sekretariat Daerah (Setda) Abdulah Macjik, ia berjanji kepada seluruh warga, masyarakat yang ada siang menjelang sore hari ini, pembangunan AKN tetap dibangun tahun 2016 ini dan tidak dibatalkan.

“Saya sudah menandatangani surat pernyataan supaya AKN segera dibangun tahun ini,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Muratara Efriayansah menuturkan unjukrasa ini bukan ada unsur politik namun kehendak masyarakat, karena mereka merasa kehilangan harapan jika pembangunan AKN dibatalkan.

“Saya bukan membela masyarakat karena saya orang Noman, namun saya juga ikut putih hati jika pembangunan AKN di Desa Noman batal,” pungkasnya. (ain)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.