Tragis, Dua Bocah SD di Kabupaten PALI Ditemukan Tewas Tengelam Secara Bersamaan

Warga mengevakuasi salah satu dari kedua bocah SD yang tewas tenggelam di aliran sungai tempat pemandian umum.

PALI, Sumselupdate.com Warga Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak heboh.

Kehebohan ini muncul lantaran dua bocah setempat yakni, Citra (9) dan Ita (8) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam aliran sungai tempat pemandian umum, akibat tengelam.

Bacaan Lainnya

Informasi yang didapat, peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (15/12) sekitar pukul 15.30.

Kasus memilukan ini berawal saat Danda (13) sedang mandi di tempat yang sama. Tiba-tiba ketika kakinya masuk ke dalam aliran sungai, menginjak sesuatu yang jangal.

Di sana dirinya langsung mencari tahu dengan menggunakan tangan.

Alangkah terkejutnya, setelah dirinya mengangkat barang tersebut ternyata sesosok bocah yang sudah dalam keadaan tubuh membiru.

Sontak membuatnya langsung menjerit meminta bantuan warga.

Warga yang langsung datang, mencoba mengangkat tubuh korban tersebut ke tepian.

Secara bersamaan  orang tua korban Ita yakni, Suari yang mengetahui anaknya bermain dengan korban Citra langsung cemas mencari anaknya itu.

Sehingga pencarian kembali dilakukan. di aliran sungai tersebut. Benar saja, ternyata warga berhasil menemukan tubuh korban Ita yang ternyata sudah tidak bernyawa. Dan langsung dibawa warga setempat ke rumahnya, untuk disemayamkan.

Menurut keterangan Danda, bahwa dirinya memang merasakan hal yang aneh saat menginjakan kakinya di dasar aliran sungai yang membentang di desanya itu.

“Memang saya menginjak tubuh korban. Setelah diselam ternyata orang yang tengelam,” ujarnya.

Kepala Desa Pengabuan, Anto membenarkan adanya kejadian itu, dan memang kedua anak tersebut merupakan warganya yang sedang duduk di bangku kelas dua SD.

Dia menduga kedua korban tewas tenggelam lantaran tidak bisa berenang.

“Saya mengimbau kepada orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya. Jangan suka membiarkan anak kita berpergian kemana-mana apalagi kalau anak anak kita yang suka main main di sungai seperti itu. Kalau sudah beginikan jadi penyesalan, jadi kita harus waspada dan hati-hati dengan anak anak kita yang masih kecil,” ungkapnya. (adj)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.