Stiker LINE bertema LGBT, Ini Komentar Menkominfo

Kamis, 11 Februari 2016
Menkominfo Rudi Antara

Jakarta, Sumselupdate.com – Menkominfo Rudiantara sudah mengetahui stiker bertemakan LGBT menyebar di layanan pesan instan LINE. Rudiantara meminta agar LINE menghormati budaya Indonesia yang kental dengan adat ketimuran.

“Mereka harus menghormati apapun budaya kita, apapun regulasi setempat,” kata Rudi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (10/2/2016).

Bacaan Lainnya

Rudi pun sudah menyerahkan hal ini kepada tim panel. Tim panel nantinya yang akan menentukan sanksi yang pantas diberikan kepada LINE.

“Saya sudah minta dibahas di panel. Tunggu panel ahli kan, kan ada anggotanya dari KPAI, dari para ahli kan ada panel pornografi, ada panel Sara, panel perlindungan anak, panel terorisme, panel perjudian sampai pada panel hak kekayaan intelektual. Panel yang membahas isu-isu konten-konten itu. Kalau panel sudah membahas dan memutuskan diblok ya diblok,” jelasnya.

Lalu, kira-kira sanksi apa yang bisa diberikan kepada LINE?

“Ada yang sifatnya aturan, ada yang sifatnya konvensi. Kalau aturan ya mereka harus mengikuti apapun aturannya. Kalau konvensi kita bisa sampaikan kepada mereka bahwa ini tidak sesuai dengan budaya kita kalau memang diputuskan oleh panel demikian ya nggak papa kita sampaikan saja,” tutur Rudi.

Stiker LINE yang bertema LGBT

Stiker yang jadi sorotan dibuat oleh AMSTICKERS, judulnya “Love is Love”. Stiker itu dijual di “Sticker Shop LINE”, harganya 50 koin mata uang LINE.

Stiker itu menggambarkan dua orang pria yang mesra dalam berbagai ekspresi, berpelukan, cium pipi, hingga yang paling ekstrem cium bibir. Stiker ini ramai disebar di grup-grup chatting dan jadi pembahasan hangat.

LINE Indonesia sudah menyatakan akan menarik stiker itu. (adm3)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.