Simpan Senpi, Pengunjung Cafe Ditangkap Polisi

Febri Fitriyan Suputro (25)

Laporan wartawan : Andika Pratama

Palembang, Sumselupadet.com – Febri Fitriyan Suputro (25) pengunjung Mansion Cafe di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Ilir Barat I Palembang kedapatan membawa senjata api rakitan jenis revolver beserta lima butir amunisinya, Minggu (26/9/2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

Read More

Penangkapan warga Jalan Sultan Syahril, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II ini berawal saat tersangka dan temannya mengunjungi Mansion Cafe.

Saat berada di Mansion Cafe, tersangka melihat ada keributan di halaman Cafe. Melihat itu tersangka lalu mengambil Senpira miliknya ada disimpan di dalam tasnya lalu menentengnya dengan alasan untuk menjaga diri.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Roy Tambunan mengatakan, tersangka Febri ditangkap berawal dari laporan pihak keamanan Mansion Cafe bahwa telah terjadi keributan pada Minggu (26/9/2021) dini hari. Saat itu kebetulan, anggota Polsek Ilir Barat I sedang ada giat rutin sehingga anggota langsung mendatangi Mansion Cafe.

“Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, ada orang yang membawa Senpi. Kami langsung mengkrosceknya memeriksa ruang operator CCTV dan diketahui ciri-ciri pelaku. Anggota langsung menutup pintu gerbang Mansion Cafe sehingga semua pengunjung tidak boleh keluar,” katanya.

Saat itu, kata Roy tersangka Febri langsung digeledah tubuhnya untuk mencari barang bukti senpira yang dibawa tersangka namun sudah dibuang tersangka.

“Tersangka membuang senpinya di semak-semak. Setelah kami temukan memang benar tersangka mengakui senpi beserta lima butir amunisi itu milik tersangka,” bebernya.

Masih dikatakan Roy, tersangka adalah pengunjung Mansion Cafe, berdasarkan pengakuannya senpi yang dibawa tersangka untuk menjaga diri.

“Tersangka kami jerat dengan pasal 1 ayat (1) UU No 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu, di hadapan polisi tersangka Febri Fitriyan Saputro mengakui senpira itu miliknya yang ia temukan saat ia bekerja di Sungai Baung setahun lalu. Temuan senpi itu tidak diserahkan kepada aparat berwajib melainkan disimpannya.

“Nah waktu saya dan teman pergi ke Mansion Cafe senpi itu saya bawak. Saat di cafe ada keributan sesama pengunjung. Untuk menjaga diri Senpi saya keluarkan dari dalam tas biar keributan itu cepat selesai dan damai,” ungkapnya.

Diakui Febri Senpi itu hanya dipegang saja dan tidak diacungkan ataupun ditodongkan ke orang-orang yang ada di pengunjung Mansion Cafe.

“Waktu ada polisi datang ke Mansion senpi itu langsung saya buang ke semak semak di sebelah Mansion itulah,” ujarnya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.