Sambut Peringatan HUT RI 75, Pemkab OKI Lakukan Persiapan

Rabu, 5 Agustus 2020
Rapat persiapan peringatan HUT RI di OKI.

Laporan : Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com – Dalam rangka menyambut pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 75 tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar rapat persiapan terkait hal tersebut.

Read More

Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Bende Seguguk I, dan dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKI, H Husin SPd, MM.

“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Surat Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor B-457.M.Sesneg/Set/Tu.00.0r/06/2020 tentang peringatan HUT RI 17 Agustus 1945,”ujar Sekda OKI, H Husin (5/8).

Dia menjelaskan sesuai dengan amanat Pemerintah Pusat maka di tingkat daerah upacara peringatan HUT RI ke 75 Kemerdekaan RI tahun 2020 dilaksanakan di kantor Pemerintah Daerah yang dimulai pada pukul 07.00 WIB atau sebelum pelaksanaan upacara di Istana Negara.

Dikatakannya, ada sedikit berbeda pada tahun ini bila dibandingkan tahun sebelumnya. Selain dalam pelaksanaan harus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Juga selama tiga menit yakni pada pukul 10.17 s.d. pukul 10.20 WIB, Sekda mengajak seluruh masyarakat tak terkecuali masyarakat OKI, untuk menghentikan aktivitas sejenak, lalu berdiri tegak saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan.

Dalam hal ini juga lanjutnya, TNI dan Polri akan membantu dengan mendengarkan suara sirine atau suara penanda lainnya sesaat sebelum lagu Indonesia Raya menggema di Bumi Pertiwi.

Lebih lanjut dikatakannya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada tahun ini juga sedikit berbeda dan berjumlah sebanyak tiga orang, dan pasukan upacara sebanyak 20 orang yang berasal dari TNI dan Polri.

“Pada tanggal 14 Agustus 2020, masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk warga Bumi Bende Seguguk dapat mengikuti siaran langsung pidato kenegaraan Presiden RI, melalui berbagai kanal media massa.

Kemudian, rutinitas tahunan seperti malam resepsi, karnaval budaya, pesta rakyat dan lomba-lomba yang mengundang keramaian ditiadakan. Hal ini dimaksudkan guna menyambut era kenormalan baru,”tukasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts